Berita  

Dialog Dengan Mendikbudristekdikti, Elizabeth Beama Ajak Mahasiswa UCB Cegah Seks Bebas di Kampus

Elizabeth Beama berdialog dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Mendikbudristekdikt) Nadiem Anwar Makarim di Jakarta, 28 Oktober lalu.

Kupang, KomPaknews.com l Setelah mendapatkan kesempatan berdialog dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Mendikbudristekdikti) Nadiem Anwar Makarim di Jakarta, 28 Oktober lalu, Elizabeth Beama, salah satu mahasiswa semester satu Program  Studi Pendidikan Informatika (PI), Universitas Citra Bangsa (UCB) mengajak segenap mahasiswa di kampus ini untuk mencegah seks bebas. Pasalnya, seks bebas merupakan salah satu penyebab kegagalan mahasiswa dalam mencapai cita-cita.

Demikian disampaikan Elizabeth Beama, salah satu mahasiswa semester satu Program  Studi Pendidikan Informatika (PI), Universitas Citra Bangsa (UCB), kepada media ini di Kupang, Jumat (5/11/2021), setelah mengikuti Diskusi terbatas dengan Mendikbudristekdikti dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021 lalu.

Dikatakan Beama, ketika berdialog dengan Mendikbudristekdikti Nadiem Anwar Makarim, mahasiswa selaku kaum muda dan tulang punggung bangsa dan negara diminta untuk menjaga moral dan etika di kampus, salah satunya adalah tidak boleh terlibat dalam pergaulan bebas yang merugikan.

“Waktu kami berdialog dengan Pak Menteri (Mendikbudristekdikti, red), ada banyak hal kami dapatkan. Misalnya, kami diingatkan agar selalu terlibat aktif dalam kegiatan positif kemahasiswaan dan kepemudaan. Ini untuk menjiwai semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Bahwa mahasiswa tidak boleh terlibat pergaulan bebas. Seks bebas di kampus tidak boleh dilakukan, karena tidak dapat disangkal kalau ada juga praktik seks bebas di dunia kampus,” urai Beama.

Menurut Beama, mahasiswa merupakan salah unsur penentu maju-mundurnya bangsa dan negara, termasuk bagaimana menjaga moralitas. Karena itu, mahasiswa di setiap kampus di Indonesia, khususnya Universitas Citra Bangsa harus memerdekakan kampusnya dari segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik maupun nonfisik.

“Saya secara pribadi mengajak seluruh mahasiswa UCB, terutama mahasiswa Pendidikan Informatika untuk menjadi pelopor moral di kampus. Mahasiswa harus turut mampu menciptakan  lingkungan yang kondusif bagi dan mengembangkan potensinya. Karena itu, saya harap, semua mahasiswa UCB bisa menjauhkan diri dari seks bebas, penyalahgunaan narkoba, intoleransi, radikalisme, dan kekerasan dalam bentuk apapun itu,” ajak Beama.

Terpisah, Dekan FKIP UCB Gerlan Apriyandi Manu, S.T., M.Com dan Ketua Program Studi Pendidikan Informatika John Einstein, S.Com., M.Cs, ketika dimintai tanggapan mereka mengenai kehadiran Elizabeth Beama di Jakarta dalam diskusi terbatas dengan Mendikbudristekdikti, mereka mengatakan merasa bangga karena dari sekian banyak mahasiswa di NTT, UCB mendapat kesempatan.

“Ini adalah peluang besar bagi UCB untuk terus berkembang. Dari puluhan kampus di NTT, UCB mendapat kesempatan untuk berdialog dengan Pak Mendikbudristekdikti, dan ini diwakili oleh Elizabeth Beama, mahasiswi Program Studi Pendidikan Informatika. Sebagai Dekan FKIP, akan terus mendukung mahasiswa yang terlibat dalam berbagai kegiatan positif karena mahasiswa memang merupakan tulang punggung bangsa dan negara,” kata Manu, Dekan FKIP UCB ini.

Dikatakan Manu, ada banyak hal positif yang dipelajari Elizabeth Beama ketika berdiskusi dengan Mendikbudristekdikti Nadiem Anwar Makarim di Jakarta pada 28 Oktober 2021 lalu, dan telah dibagikan kepada UCB.

Sementara itu, John Einstein mengatakan Elizabeth Beama telah membawa UCB ke Ibu Kota dengan ide-idenya. Dalam diskusi dengan Mendikbudristekdikti Nadiem Anwar Makarim, Elizabeth menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi kampus-kampus di NTT, khususnya dalam akses internet.

“Memang masih ada hal banyak disampaikan Elizabeth kepada Pak Menteri, tapi yang paling menonjol adalah mengenai akses internet atau pemanfaatan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) di kampus. Selain itu juga, kampus diminta untuk merdeka dari berbagai kekerasan. Semoga Elizabeth menjadi contoh bagi teman-temannya,” harap Einstein.

Penulis: VikEditor: Vik/Tim RED