Berita  

Kenali Gerakan Restorasi Pedagang Dan UMKM (GARPU)

Dok. Pendiri GARPU

Penulis : Fridrik Makanlehi

KomPaknews.com l Gerakan Restorasi Pedagang dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (GARPU) merupakan sebuah komunitas yang bergerak dibidang pedagang dan UMKM, yang bertujuan untuk mengedepankan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; dan juga, yang mengaku bahwa Gerakan Perubahan (Restorasi) Partai NasDem adalah sebuah gerakan yang perlu dipegang teguh, dijaga, dirawat, dibudidayakan, dan dikembangkan oleh seluruh pengurus maupun non-pengurus GARPU.

Gerakan Restorasi Pedagang dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) (disingkat GARPU) adalah salah satu komunitas yang bernaung langsung didalam Partai Nasional Demokrat (disingkat NasDem). GARPU didirikan oleh beberapa orang (kader NasDem), yang bertujuan untuk memperjuangkan maupun mengadvokasikan harapan-harapan atau aspirasi-aspirasi para pedagang maupun pelaku UMKM yang selama ini kurang terperhatikan oleh pemerintah maupun stakeholder lainnya.

Disatu sisi, sebagai salah satu leading sector pengembangan UMKM; dan berkolaborasi dengan pemerintah ataupun stakeholder-lainnya untuk percepatan digitalisasi UMKM. Disisi lain, berdasarkan hasil Pemilu 2019, Partai NasDem mendapatkan kepercayaan publik sebanyak 12.661.792 suara. Dimana, diyakini sebagian besar dari pemilik suara tersebut merupakan suara dari para pedagang maupun pelaku UMKM.

Untuk menjaga, merawat, memilihara termasuk meningkatkan kembali capaian suara tersebut pada momentum politik di Tahun 2024, 2029, dan seterusnya, maka Partai NasDem, melalui GARPU perlu mengonsepkan, menyusun, dan mengagendakan program kerja yang bersifat nasional maupun global yang kiranya benar-benar memberikan dampak baik secara langsung kepada para pedagang dan pelaku UMKM. GARPU berniat akan membantu pemerintah dan pelaku UMKM untuk mengembalikan ekonomi kerakyatan melaui program kerja strategis yang dirancang dan disahkan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke – 1 yang sediahnya telah dilaksanakan pada 04/12/2021 di Hotel Kutaraja, Menteng, Jakarta Pusat.

GARPU telah merancang program kerja yang berbasis ekonomi digitalisasi. Upaya digitalisasi UMKM tentu saja menjadi hal yang sangat penting dalam proses pengembangan UMKM dimasa pandemi Covid -19. Lebih daripada itu, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini dapat mengakibatkan perekonomian pedagang maupun UMKM luluh lantak, berantakan, dan hancur. Sehingga perlu maupun pentingnya, Pemulihan Ekonomi Nasional untuk mengembalikan ekonomi pedagang dan UMKM yang telah luluh lantak itu.

Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), maka pentingnya perhatian khusus untuk memantapkan digitalisasi UMKM kedalam agenda prioritas nasional maupun global. Agenda-agenda tersebut telah didesain indah oleh seluruh pengurus bidang-bidang GARPU.

Tujuannya agar Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM dapat berusaha menjadikan para pedagang serta pelaku UMKM yang sejahtera, unggul, berkomperatif, mandiri, bermartabat, memahami sistem digitalisasi, dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa/Allah Swt, sehingga bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Selain itu, GARPU hadir dimuka bumi pertiwi Indonesia untuk menjadi garda terdepan dalam membina, memperjuangkan dan mengawal serta berkolaborasi dengan semua pihak baik dari hulu hingga hilir untuk mensejahterakan UMKM maupun Pedagang.

Visi, yaitu Menjadikan Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM sebagai rumah aspirasi para pedagang dan pelaku UMKM yang kreatif, inovatif, mandiri, tekun dan produktif dalam rangka pembangunan ekonomi Indonesia.

Misi, Yaitu

  • Sebagai komunitas Partai NasDem yang siap memperjuangkan hak-hak atau permasalahan – permasalahan pedagang dan UMKM yang selama ini kurang diperhatikan;
  • Membangun kemandirian ekonomi pedagang dan pelaku UMKM diseluruh Indonesia;
  • Memperjuangkan kemitraan strategis antara pedagang dan pelaku UMKM dengan pemerintah untuk menjamin kemajuan ekonomi Indonesia;
  • Meningkatkan kemampuan IPTEK dan penggunaan teknologi modern bagi pedagang dan pelaku UMKM untuk bisa bersaing di dunia usaha pada level nasional maupun global.

Gerakan Restorasi Pedagang dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dibentuk, didesain dan dirancang oleh beberapa kader Partai NasDem sejak bulan Maret 2020 . GARPU diLauncingkan perdana dihadapan para perwakilan Pedagang Kaki Lima, Pelaku UMKM, dan lainya pada tanggal 29 Oktober 2020 di Warung Makan Aceh, Simatupang, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, GARPU resmi dideklarasikan pada 18 September 2021 di Aula Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan.

Tertanggal 04 Desember 2021, GARPU baru berusia kurang lebih dua bulan, namun para Kelompok Kerja pembentukan GARPU se – Indonesia berhasil membentuk 15 DPW GARPU, diantaranya DPW Sulawesi Selatan, Gorontalo, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Lampung, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan sebagainya. Pembentukan GARPU ditingkat DPW merupakan pembentukan tercepat.

Ini membuktikan bahwa GARPU tidak main-main dalam memperjuangkan dan menaikan elektabilitas Partai NasDem. Bukan hanya itu saja, GARPU tidak hanya bergerak diatas kertas melainkan kerja, kerja dan kerja untuk merebut suara-suara baru demi memenangkan NasDem di pemilu selanjutnya.

Yel-yel GARPU adalah GARPU Jaya, GARPU Jaya, GARPU Jaya diciptakan oleh Ketua Umum DPP GARPU, Jufry Lumintang.