Jakarta, KomPaknews.com l Sejumlah relawan Jokowi melakukan demonstrasi didepan kantor BUMN. Mereka meminta Menteri BUMN Erick Thohir segera memecat Immanuel Ebenezer dari jabatan Komisaris.
Aksi itu dilaksanakan pada Kamis (10/02/2022).
Sejumlah relawan tersebut diantaranya BARABAJA, FORKAD, Garda Nusantara, Ganjaris, dan lainnya.
Relawan tersebut mengatakan, Imanuel Ebenezer telah mendukung Terorisme.
Sehingga mereka meminta Erick Thohir mememcat Ebenezer.
Salah satu relawan Negeriku Indonesia Jaya Suhadi mengatakan, relawan kemanusiaan melakukan demonstrasi demi menuntut Erick Thohir untuk memecat Ebenezer dari jabatan komisaris.
“Kami meminta Menteri BUMN agar memecat Ebenezer dari jabatannya,”ucapnya.
Sementara salah satu relawan yang berinisial D meminta Menteri Erick segera mencopot Ebenezer.
“Kami demo, untuk meminta Erick pecat Eben dari jabatannya,” sebutnya.
Melansir KomPaknews.com. Sementara Ketua Umum Aliansi Timur Indonesia (ATI) Manche Kota mengatakan, Immanuel Ebenezer (Noel) mendapatkan jabatan komisaris di lingkungan BUMN bukan karena dilihat dari prestasi atau kecerdasannya, melainkan jasa yang telah disumbangkan kepada Presiden Jokowi sehingga, dia menilai, berdasarkan jasa itulah, Presiden Jokowi memberikan bonus atau hadiah jabatan komisaris dilingkungan BUMN.
“Noel lupa bahwa dia bisa menjadi komisaris BUMN bukan karena kemampuan prestasi, bukan karena kemampuan intelektualitasnya tetapi hadiah dari pemerintah Jokowi.”
“Karena dia pernah berada dibarisan relawan (Jokowi Mania/JoMan) itu saja,” ujarnya.
Putera kelahiran NTT itu menilai, Noel telah menusuk pemerintah Jokowi yang dimana pemerintahan Jokowi sedang berjuang memberantas kaum radikal maupun intoleran.
“Tetapi hari ini, Noel menunjukan wajah aslinya, Noel menunjukan wajah aslinya, dia mengancangi, dia menusuk pemerintahan Jokowi yang sedang berjuang mati-matian untuk memberantas intoleransi dan radikalisme maka pemerintah harus punya sikap yang tegas,” sambungnya.
Secara etik, katanya, Noel segera mengundurkan diri dari jabatan komisaris BUMN.
“Secara etik, harus mengundurkan diri.”
“Seharusnya, jika Noel punya etika dia mundur karena dia sudah memilih posisi bersebrangan dengan pemerintah,” lanjutnya.
Ia menduga, jika Erick Thohir tidak memecatnya maka Menteri BUMN itu ada dibelakang Noel.
“Maka hari ini, Menteri BUMN harus segera memecat Noel. Jika tidak, patut diduga bahwa apa yang Noel lakukan adalah perintah pimpinannya; adalah perintah Erick Thohir,” pungkasnya.
