Jakarta, KomPaknews.com l Ketua Umum Aliansi Timur Indonesia (ATI) Manche Kota mengatakan, Immanuel Ebenezer (Noel) mendapatkan jabatan komisaris di lingkungan BUMN bukan karena dilihat dari prestasi atau kecerdasannya, melainkan jasa (relawan Jokowi Mania/JoMan) yang telah disumbangkan kepada Presiden Jokowi.
Sehingga, dia menilai, berdasarkan jasa itulah, Presiden Jokowi memberikan bonus atau hadiah jabatan komisaris di lingkungan BUMN.
“Noel lupa bahwa dia bisa menjadi komisaris BUMN bukan karena kemampuan prestasi, bukan karena kemampuan intelektualitasnya tetapi hadiah dari pemerintah Jokowi.”
“Karena dia pernah berada dibarisan relawan (Jokowi Mania/JoMan) itu saja,”Hal ini disampaikannya saat demonstrasi relawan Jokowi di depan Kantor BUMN pada Kami, 10/11/2022.
Dikesempatan itu, ia menjelaskan, hadiah dari Presiden Jokowi maka seharusnya Noel bersama – sama memberantas kaum radikalisme dan intolenasi bukan mala mendukungnya.
“Tetapi, harus ingat juga, bahwa karena itu hadiah maka dia harus terus berjuang dalam gerbong yang sama dengan pemerintah.” kata Manche
Putera kelahiran NTT itu menilai, Noel telah menusuk pemerintah Jokowi yang dimana pemerintahan Jokowi sedang berjuang memberantas kaum radikal maupun intoleran.
“Tetapi hari ini, Noel menunjukan wajah aslinya, Noel menunjukan wajah aslinya, dia mengancangi, dia menusuk pemerintahan Jokowi yang sedang berjuang mati-matian untuk memberantas intoleransi dan radikalisme maka pemerintah harus punya sikap yang tegas,” sambung Manche, yang juga merupakan Pengurus DPP Forum Pemuda NTT.
Secara etik, katanya, Noel segera mengundurkan diri dari jabatan komisaris BUMN.
“Secara etik, harus mengundurkan diri.”
“Seharusnya, jika Noel punya etika dia mundur karena dia sudah memilih posisi bersebrangan dengan pemerintah,” lanjutnya.
Ia menduga, jika Erick Thohir tidak memecatnya maka Menteri BUMN itu ada dibelakang Noel.
“Maka hari ini, Menteri BUMN harus segera memecat Noel. Jika tidak, patut diduga bahwa apa yang Noel lakukan adalah perintah pimpinannya; adalah perintah Erick Thohir,” pungkasnya.
