Jakarta, KomPaknews.com l Salah satu bentuk menjaga dan merawat toleransi antar sesama, Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jakarta resmi membentuk Panitia Halal Bihalal dan Santunan.
Pembentukan kepanitiaan Halal Bihalal dan Santunan dilakukan di Jakarta Timur (30/4/2022).
Dewan pengurus baik dari DPD hingga DPP berinisiatif membentuk dan menyelenggarakan Acara Halal Bihalal guna menjaga kerukunan antar sesama manusia.
Selain Halal Bihalal, juga akan diadakan pembagian Santunan Panti Asuhan. Target pembagian santunan sebanyak 500 orang.
Susunan Kepanitiaannya yaitu:
Penanggung jawab : Pdt. Yohanes Hiba Ndale, Norman, Masudin Ahmad, Rojers dan Manche Kota.
Ketua : Greg dari Katolik
Wakil Ketua : Mickel Atamau dari Protestan
Sekretaris : Fridrik Makanlehi dari Protestan
Bendahara : Lynce Mbalur dari Katolik
Seksi – seksi:
Acara: Pdt. Hans Ray
Humas : Ebit
Komsumsi : Kayla
Pendanaan : Nefton, Emanuel dan Deny
Keamanan : Rodok, Angky, Ketua DPD se-FP NTT – Jabodetabek.
Penambahan anggota kepanitiaan maupun penambahan seksi – seksi lainnya akan menyusul.
Turut hadir, Kepala Badan Penghubung NTT Donald Izaac, Ketua Umum Aliansi Timur Indonesia Manche Kota, Pembina FP NTT Mickel Atamau, Ketua DPD Jakarta Barat Rettu Ebit, Ketua DPD FP NTT Jakarta Selatan, Ketua IKO Jeri Bantara, dan seluruh pengurus DPP, DPW, DPD dan DPC FP NTT lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Yohanes Hiba Ndale mengatakan, budaya NTT adalah menjaga dan merawat perbedaan.
“Tujuan Halal Bihalal, untuk silahturahmi sekaligus merawat budaya toleransi yang telah diajarkan leluhur NTT,” ucapnya.
Sedangkan Sekretaris Jenderal Masudin Ahmad mengatakan, NTT penuh dengan toleransi yang tinggi sehingga pembentukan panitia ini guna menyatukan atau mempererat persaudaraan masyarakat NTT di Jabodetabek.
“Kita harus tampil beda, kalau muslim yang jadi ketua panitia adalah hal biasa namun kali ini hampir seluruh pengurus diisi oleh kawan-kawan dari Kristen. Ini merupakan langkah baik buat bangsa ini,” ujarnya.
Sementara Kepala Badan Penghubung NTT Donald Izaac mengapresiasi langka kemanusiaan yang dilakukan oleh FP NTT. Menurutnya, FP NTT paling aktif dan paling peduli kepada masyarakat NTT di Jabodetabek.
Tidak hanya itu, katanya, FP NTT sudah banyak membantu Badan Penghubung NTT dalam mengatasi persoalan – persoalan seperti bantuan sosial tanggap bencana, bantuan kemanusiaan, advokasi hukum, mengatasi masalah dilapangan di Jabodetabek.
“Saya sangat apresiasi FP NTT. Selama saya bertugas di Jakarta, hanya FP NTT yang selalu aktif dan selalu membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan – persoalan yang dihadapi masyarakat NTT di Jabodetabek,” ucapnya.
Ia menilai, pembentukan Panitia Halal Bihalal yang dimana orang Kristen ambil bagian dalam kepanitiaan adalah hal yang luar biasa, yang jarak dilakukan oleh ormas – ormas lain.
“Terkait pembentukan Panitia Halal Bihalal, ini langka baik yang sedang dilakuan FP NTT. Sebagai pemerintah, saya mendukung penuh FP NTT,” terang dia.
