Jakarta, KomPaknews.com l Mewakili Panitia Halalbihalal dan Santunan Yatim Piatu (PSYT) Forum Pemuda (FP) NTT Kepala Badan Penghubung NTT Donald Isaac menyerahkan langsung Sembako kepada Panti Asuhan Al-Misbah Parung, Bogor (4/5/2022).
Donald yang juga merupakan aktivis kemanusiaan itu mengatakan, FP NTT telah berkali-kali menyalurkan donasi berupa uang dan sembako kepada beberapa panti asuhan.
Lanjut dia, FP NTT menyumbangkan donasi berupa beras, mie instan, roti, telur, minyak goreng dan air mineral kepada Panti Asuhan Al-Misbah.
“Saya mewakili masyarakat Forum Pemuda NTT menyerahkan bantuan sembako berupa minyak goreng, beras, bimoli, air mineral, roti dan telur kepada saudara kita, Pak Ustadz dari Yayasan Yatim Piatu Al-Misbah, Parung, Bogor,” sebut Donald, yang juga merupakan Dewan Pelindung FP NTT itu.
Ia mengakui, panti asuhan ini berbeda. Dimana, panti asuhan ini mengasuh anak-anak yatim piatu tidak hanya dari kaum muslim saja melainkan non muslim seperti Kristen dan Katolik.
“Tempat ini sangat luar biasa, mengasuh kurang lebih ada hampir 100 anak – anak dan sebagian berasal dari NTT. Dan yang lebih unik, ditempat ini, bukan hanya anak-anak yang beragama muslim tetapi ada juga anak-anak yang beragam non muslim,” ujarnya.
Sementara, Wakil Ketua Umum DPP FP NTT Norman Tabula, yang mewakili seluruh panitia maupun jajaran badan pengurus FP NTT menyerahkan sembako kepada Panti Asuhan Asuwain Timor, Cibinong, Depok.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, sejumlah jajaran FP NTT baik Pusat maupun daerah (Bogor) dan Panitia turun lapangan untuk menyalurkan sembako kepada para panti asuhan.
“Kami dari Forum Pemuda NTT, disini juga ada Pak Kaban NTT (donald Isaac), Ketua Umum FP NTT Yohanes Ndale, Sekjen FP NTT Talla beserta jajarannya, Pengurus FP NTT Bogor, Panitia Halalbihalal Fritz Alor Boy, Pdt Ray, Lynce Mbalur, Onkar, dan lainnya memberikan sumbangan berupa sembako kepada Panti Asuhan Asuwain Timur,” ucapnya.
Ia mengatakan, sembako berupa minyak goreng, beras, telur, dan lainya diserahkan ke jajaran pengurus Panti Asuhan Asuwain Timor pada 4 Mei 2022.
“Semoga ini bisa bermanfaat bagi basodara disini,” sambung Norman.
Norman berharap, kunjungan FP NTT ke panti asuhan tersebut merupakan langka awal yang baik, dalam menjaga jalinan persaudaraan dan menjaga toleransi sesama anak bangsa.
