Berita  

Wibi Andrino Minta Pemprov DKI Tambah Armada Transportasi Khusus Perempuan

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino (Foto:@wibiandrino)

Jakarta, KomPaknews.com l Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah armada transportasi khusus perempuan.

Ia berharap, dengan bertambahnya armada transportasi dan fasilitas itu diharapkan dapat menekan potensi pelecehan seksual di transportasi publik.

“Kebijakan transportasi khusus perempuan sangat dibutuhkan dan perlu ditingkatkan,” sebut Wibi Andrino dalam keterangan tertulis, Rabu (27/o7/2022)

Seabagai wakil rakyat ia menilai, bus pink Transjakarta yang dimiliki Pemprov DKI masih minim. Sehingga, kata dia, Pemprov DKI perlu menyusun target fasilitas transportasi khusus perempuan guna mendukung kenyamanan perempuan.

“Contohnya, bus pink Transjakarta yang saat ini jumlahnya masih sangat minim dengan jalur terbatas,” ucapnya.

“Kebijakan ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan untuk perempuan ketika bepergian,” sambung Sekretaris DPW Partai NasDem DKI itu.

Menurut Wibi, banyaknya laporan yang masuk. Laporan terkait pelecehan seksual yang sering terjadi. Sehingga ia berharap, langkah menambah transportasi  khusus perempuan ini, dapat  meminimalkan kasus pelecehan seksual.

“Selalu ada laporan kepada pihak pengelola transportasi terkait pelecehan seksual. Untuk itu, transportasi khusus perempuan harus terus diperbanyak,” harapnya.

Sementara itu, Alumni Magister Sistem dan Teknik Transportasi UGM Fridrik Makanlehi mendukung penuh apa yang diusulkan oleh Wibi Andrino itu.

“Saya selaku orang transportasi pasti mendukung penuh apa yang diusulkan oleh Kaka Wibi. Bagi saya, penambahan armada transportasi khusus perempuan adalah langkah yang tepat,” sebut dia.

Ia juga menilai, akhir-akhir ini marak terjadinya pelecehan seksual. Melansir Kompos.com, Seorang pria tertangkap tangan setelah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang bus Transjakarta jurusan PGC-Blok M di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Selasa, 9 November 2021 ).

“Kita ketahui bahwa tahun lalu, Media Kompas merilis kasus pria melakukan pelecehan seksesul kepada penumpang Transjakarta jurusan PGC-Blok M. Maka itu, perlunya penambahan armada transportasi untuk melayani para perempuan,” katanya.

“kebijakan itu, jika dilayani atau terealisasi maka akan memanilir kasus pelecehan seksual di kota Jakarta,” sambung dia.

Penulis: TIM/REDEditor: TIM/Red