Jakarta, KomPaknews.com l Salah satu anggota Aliansi Timur Indonesia Fridrik Makanlehi mendesak pihak polisi agar segera menangkap pelaku yang mengatakan “Tikus Liar, Ambon”.
Ia mengatakan, Ambon Tikur Liar pada masyarakat NTT yang usai mengikuti hajatan pernikahan di Kampung Gabus Tengah, Desa Srijaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Sebagai informasi, sejumlah warga NTT yang baru saja selesai mengikuti hajatan pernikahan di lokasi Kmapung Gabus, Bekasi diserang dan dikeroyok oleh sejumlah warga Kampung Gabus dengan menggunakan senjata tajam.
Silakan baca : Forum Pemuda NTT Desak Polisi Segara Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota Forum Pemuda NTT
Salah satu dari sahabat para pelaku mengatakan, masih dilapangan dan masih rame dan mereka tak biarkan warga setempat lolos.
“Masih di Lapangan, masih rame. Jangan sampe lolos, ‘Tikur liar, Ambon’,” ujar orang yang sedang menvideokan tersebut.
Merespon pernyataannya yang dirasa sudah masuk pada unsur RASIS, Fridrik meminta kepada pihak polisi agar segara menangkap pelakunya.
“Pernyataannya masuk dalam unsur ‘rasis’ maka saya meminta dan pihak polisi setempat segera menangkap dan menghukum pelakuknya,” desaknya.
