Jakarta, KomPaknews.com l Relawan Militan Jokowi Fritz Alor Boy mendukung penuh pengamat politik Rocky Gerung (RG). Diketahui RG belakangan membikin heboh dengan menyebut Jokowi Baj*****an dan Tol*l.
“Saya mendukung Bang Rocky. Kritikan itu adalah sah-sah saja. Jadi, pemimpin jangan baperan apabila dikritik oleh rakyatnya, sendiri,” ujar Fritz kepada awak media pada 31/7/2023.
Menurut dia, kalau tidak mau dikritik jangan bermimpi menjadi pemimpin.
“Kalau gak mau dikritik, jangan jadi pemimpin. Karena rakyat yang mengangkat Pak Jokowi menjadi Presiden maka rakyat pun berhak mengkritiknya,” kata Fritz.
“Pemimpin harus siap menerima kritikan dari rakyatnya, sendiri. Kalau tidak mau dikritik, jangan menjadi pemimpin bangs ini,” sambung Fritz.
Sebelumnya, Rocky Gerung dilaporkan ke polisi usai diduga menyebut Presiden Jokowi sebagai ‘bajingan tolol’. Pernyataannya itu sedang viral dan ramai di media social.
Relawan Jokowi itu mengatakan, dalam hukum delik aduan adalah delik yang hanya diproses bilamana dilaporkan oleh orang yang merasa dirugikan. Artinya yang berhak melaporkan persoalan ini adalah Presiden Jokowi bukan relawan.
“Pahami dulu Bahasa hukum, dimana dalam ilmu hukum Indonesia, delik aduan adalah delik yang hanya dapat diproses apabila diadukan oleh orang yang merasa dirugikan (korban). Dalam persoalan ini, yang berhak melaporkan adalah Presiden Jokowi bukan relawan,” ujar dia
“Maka itu, lapora relawan Jokowi seperti Barikade 98 hingga Bara JP akan ditolak oleh polisi,” sambung Fritz.
Lanjutnya, ia menilai, relawan pun jangan baperan apabila dikritik oleh orang lain.
“Kita sebagai relawan Jokowi, janganlah baperan apabila jagoan kita dikritik oleh orang lain,” imbuhnya.
Terhadap laporan itu, Fritz mengatakan, jangan cari sensai terhadap isu ‘bajingan tolol’
“Laporan yang dilakukan oleh relawan tersebut hanyalah cari sensasi saja,” pungkas dia.
