Jakarta, KomPaknews.com l Plt Ketua Umum Relawan Anies Presiden Indonesia (R-API) atau Beta Mendukung Anies (Beta Manies) Fritz Alor buka suara dan mengkritik pernyataan Relawan Prabowo – Gibran Imanuel Ebenhaezer (Noel) soal ‘Masa, pada takut dengan Mas Gibran’?.
Fritz Alor Boy mengatakan, Gibran bukan Tuhan yang harus ditakuti.
“Emangnya Gibran itu Tuhan Kah?. Kami, Relawan Anies – Muhaimin (AMIN) tak pernah takut dengan siapa pun. Apalagi kelas Gibran, yang menurutku pengalamannya juga belum matang,” sebut Fritz kepawa awak media (8/11/2023).
Sehingga, katanya,”ngapain takut. Kalau mau debat dengannya, ayo, bisa juga, kami siap, kok,” katanya.
Fritz mengatakan, perbandingan 10 pemuda dengan Gibran yang dimaksud dengan Noel merupakan hal yang beda dan tidak tepat.
“Bang Noel, Pemuda pada masa Soekarno berbeda banget dengan sekarang. Apalagi perbandingan dengan Gibran,” sambung dia.
Menurutnya, Pemuda zaman Soekarno memiliki sifat idealisme, loyalitas, militansi serta siap mati demi kemerdekaan.
“Pemuda zaman dulu, idealisme, loyalitas, militansi serta siap mati demi kemerdekaan Indonesia tak perlu diragukan lagi. Tapi, Pemuda seperti Gibran mau bergerak karena adanya kekuasaan. Kekuasaan yang dititipkan oleh Bapaknya, Jokowi,” imbuh Putera Alor, NTT itu.
Fritz menilai, Gibran mendapatkan efek elektoral dari Presiden Jokowi. Yang notabene merupakan ayahnya sendiri.
“Gibran dapat efek elektoral dari Bapaknya, Jokowi. Ia tidak pernah berproses dari bawah. Trus, Dia dia ambil jadi wapres pun karena Jokowi,” ucapnya.
“Sekali lagi, kan anak emas Pak Jokowi. Wajarlah dia dipilih menjadi wapres,” sambung dia.
