Jakarta, KomPaknews.com l Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Relawan Anies Presiden Indonesia (DPP R-API)/Beta Mendukung Anies (Beta Manies) Fritz Alor Boy dan Sekretaris Jenderalnya, Ai Juliani menyebarluaskan atau memasang ratusan spanduk dan baliho Anies – Muhaimin di beberapa daerah (titik).
Menurutnya, masing-masing orang termasuk pengurus DPW-DPD mencetak spanduk, bendera dan baliho dengan menggunakan uang pribadi, dari kantong masing-masing.
Daerah-daerah yang dimaksud yaitu Sulawesi sebanyak 34 Spanduk, Papua dan pemekarannya sebanyak 62 spanduk, Garut sebanyak 57, Tasikmalaya sebanyak 21 spanduk, Sukabumi 9 spanduk, Bandung sebanyak 117 spanduk, Sukabumi sebanyak 9 spanduk, Banjar-Ciami sebanyak 6 Spanduk, DKI 10 Sanduk dan Alor – NTT sebanyak 2 spanduk.
Mereka berdua merupakan Pengurus Tim Nasional Anies – Muhaimin (Timnas Amin).
“Benar! kami pasang, kami meminta DPW-DPD R-API dan Beta Manies yang sudah berdiri di beberapa Provinsi untuk memasang spanduk dan baliho Amin,” ucapnya kepada awak media pada 30/12/2023.
Lanjutnya, katanya, Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan utara, dan lainnya juga ikut pasang.
“DPW-DPD R-API/Beta Manies Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara berkorban dari kantong pribadi untuk spanduk R-API dan Beta Manies atau Amin,” lanjutnya.
Selanjutnya, menurutnya, sedang pasang spanduk dengan cicil-cicil ke beberapa daerah termasuk kampung halamannya, Alor-NTT.
Sementara itu, Ai Juliani membenarkan bahwa ada banyak spanduk yang berlogo atau berfoto Amin disebarluaskan di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.
“Sulawesi 34 spanduk, Papua dan pemekaranya 7 sekitar 62, Garut 57, Tasik 21, Bandung 117, Sukabumi 9, Banjar, Ciamis 6, baru segitu,” ujar mantan pendukung fanatik Ahoker itu.
Ai Juliani nekat Papua dan Mimika untuk mendirikan R-API dan Beta Manies disitu. Selama 9 hari di Papua Tengah dan Mimika, ia menghabiskan waktu hanya sosialisasi Amin lewat door to door ke rumah – rumah warga.
Spanduk relawan Amin di Mimika dan Papua Tengah tidak ada. Ia menjelaskan, R-API yang mempunyai spanduk di kedua tempat itu.
“Engga ada. R-API doang,” katanya.
“Papua Tengah, spanduk Amin belum ada sama sekali. Hanya R-API yang punya,” lanjutnya.
