Jakarta, KomPaknews.com – Tim Sukses (Timses) Simon-Andre Garu (SIAGA) tidak mengganggap relawan SIAGA sebagai bagian terpenting dalam kemenangan, Ketua Umum Beta SIMPAN Fritz Alor Boy mengkritik Ketua Timses dan jajarannya ‘jangan buat diri seperti Presiden Indonesia, yang susah dianjak kerja sama’. Selain itu, ia mendapat banyak laporan bahwa jajaran Timses SIAGA sulit dihubungi dan sulit diajak kerja sama.
“Ketua dan jajaran Timses SIAGA jangan buat diri elitis atau jangan buat diri seperti Presiden Republik Indonesia, yang susah di hubungi,” katanya (01/9/2024.
Ia mengatakan, ada banyak relawan yang curhat (curahan hati) terkait Relawan SIAGA tidak dianggap atau dicuekin. Sehingga, ia tak terima relawan SIAGA diperlakukan seperti itu.
“Saya banyak dapat laporan bahwa timses SIAGA tak anggap relawan. Para relawan SIAGA dicuekin. Kalau tidak kompak, tidak bisa bersinergi dan begini terus maka SIAGA belum tentu bisa menang. Kalah yang ada. Mengapa? timses yang sudah ditunjuk buat diri seperti Presiden saja,” katanya.
Ia menilai, SIAGA berpotensi mengalahkan calon-calon yang lain. Sehingga, untuk bisa menang telak sudah tentu membutuhkan kekompakan dan kerja sama yang baik.
“Jangan kerja sendiri. Mari, kita bergandeng tangan untuk memenangkan SIAGA. Sebab, bagiku, SIAGA ini bisa menang telak. Namun, untuk menang telak kita harus bekerja sama dan bergandengan tangan,” sebutnya.
Ia berharap, Paket SIAGA dan Partai Pengusung SIAGA segera mengevaluasi kinerja dan cara berkomunikas Timses SIAGA dengan simpatisan maupun relawannya.
“Saya berharap, Paket SIAGA maupun partai pengusung dapat mengevaluasi Ketua dan Jajaran Timses SIAGA, agar bisa bekerja sama dengan para simpatisan, pecinta dan relawan SIAGA,” harapnya.
Kalau semuanya sudah bersatu dan bisa bersinergi, sambung dia, SIAGA akan menang telak.
“Kalau semuanya sudah bersatu dan bisa bersinergi dengan baik, maka saya yakin kita bisa menang telak,” ujar aktivis kemanusiaan itu.
