Anak Anies Baswedan, Mutia Lulus Beasiswa LPDP Luar Negeri, Alumni LPDP Fritz Alor Boy Sebut: Anak Orang Kaya Stop Serakah

Jakarta, KomPaknews.com – Anak Anies Baswedan, Mutiara Annisa Baswedan lulus Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun ajaran 2025. Perlu diketahui, LPDP merupakan sebuah beasiswa S2 atau S3 di seluruh dunia, yang mana dibawa naungan langsung Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Merespon hal tersebut, Alumni Beasiswa LPDP Fritz Alor Boy mengkritik anak orang kaya raya yang tidak mau mandiri dan malah serakah-mengharapkan uang negara.

Fritz mengatakan, kok, anak orang kaya masih mengharapkan beasiswa milik negara? kalau, lanjutnya, semua orang kaya raya begini maka anak-anak pintar yang ekonominya rendah tidak bisa menikmati beasiswa LPDP.

“Saya itu heran, ya. Beasiswa LPDP diciptakan untuk anak orang kaya raya atau untuk rakyat yang berekonomi kecil dan menengah?. Kenapa sih orang kaya raya tak mampu urus anaknya kuliah. Malah masih mengharapkan uang negara ini,” kata Fritz 10/6/2025.

Ia mengatakan, menurut informasi, harta kekayaan Anies berkisar 11 miliar. Harusnya, Anies biaya anaknya secara mandiri bukan mengharapkan uang negara.

“Coba cek, Harta Pak Anies bisa mencapai 11 M. Masa, maju Gubernur dan Presiden saja sanggup tapi urus anak sendiri tak mampu. Ini kan, bikin malu,” kata kritikus itu.

Alumni S2 UGM itu mengatakan, untuk kuliah di luar negeri melalui beasiswa LPDP per orang bisa mendapatkan sekitar 3 Miliar. Kalau 3 M ini diberikan kepada anak-anak ekonomi rendah, pasti bisa 15 orang yang kuliah di dalam negeri.

“Per orang kuliah di Amerika bisa 3 M. Kenapa tidak kasih ke anak-anak ekonomi menengah saja. Toh, 3 M itu dikonversi bisa 15 orang yang kuliah di dalam negeri. Janganlah jadi orang yang serakah dan harap gampang aja,” sebutnya.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan, ada beberapa pejabat negara ikut menikmati LPDP.

“Saya dapat kabar, anak Menteri Sri Mulyani, Anak Mantan Mensekneg Pratikno, para artis seperi Gita Gutawa, Ayunda, Acha dll dapat juga LPDP. Ini sistem perekrutan yang salah dan tidak tepat,” ucap Fritz.

“Sebaiknya, LPDP fokus ke anak-anak pintar yang orang tuanya ekonomi kecil, menengah dan yang juara disegala bidang,” sambung dia.

Ia tak setuju apabila anak orang kaya pada daftar dan terima beasiswa LPDP.

“Saya gak setuju anak orang kaya raya serbu beasiswa LPDP, harap uang negara. Kan, ortunya pada mampu. Kenapa ortunya gak sekolahkan mereka saja?,” tanya dia.