Jakarta, KomPaknews.com – Alumni LPDP Fritz Alor Boy menyebutkan bahwa hanya 3 Bakal Calon Ketua Mata Garuda (MG) yang diloloskan oleh Direktur Andin Hadiyanto merupakan sebuah kegagalan dalam mengorbitkan atau mengkaderisasikan alumni LPDP menjadi pemimpin besar.
“Dari 16 Bakal Calon Ketua MG, hanya cuma 3 orang yang diloloskan oleh Pak Andin. Ini merupakan kesalahan dan kegagalan dalam mengkaderisasi alumni LPDP,” ujarnya 28 Juni 2025.
“Dari 16 orang harusnya loloskan sekitar 10 orang. Nanti, hasil pemilihan yang membuktikan. Siapa yang layak atau tidak,” tambah Fritz.
Direksi LPDP kelihatan sudah ikut berpolitik praktis dan tidak independen.
“Direksi LPDP yang jadi Pembina MG tidak independen dan tidak netral. Mereka juga jagokan si Bagus itu,” katanya.
Fritz mengkritik, Direktur LPDP Andin Hadiyanto tak paham kaderisasi kepemimpinan.
“Ini bukti bahwa Pak Andin tak paham orbitkan kepemimpinan,” kataanya.
Di satu sisi, kata Fritz, kalah dan menang urusan kedua asalkan orbitkan dan kaderisasi kepemimpinan harus digerakkan.
“Bagiku, kalah dan menang urusn terakhir. Yang paling utama adalah kita bisa mengorbitkan atau mengkaderisasi dulu,” lanjutnya.
Berujung dari hal tersebut, Fritz mengatakan, beberapa alumni akan membentuk Organisasi Alumni LPDP Independen.
“Saya kira memang perlu dibentuk organisasi Alumni LPDP Independen, yang tidak jadi Yayasan. Pembentukan Alumni LPDP Independen pun sudah direncanakan dua bulan yang lalu, ” ucap aktivis itu.
Setiap orang mempunyai hak hukum untuk membentuk badan/lembaga/organisasi. Oleh karena itu, pentingnya dibuatkan organisasi Alumni LPDP yang tidak terikat oleh peraturan Direksi LPDP.
“Harus ada organisasi alumni LPDP yang tidak terikat oleh peraturan Direksi LPDP,” sebutnya.
Dia menyebutkan, KNPI saja ada beberapa versi, atau GMNI saja ada beberapa versi. Masa, MG tidak bisa dibuat versi-versi?
“Kita lihat contoh KNPI atau GMNI ada beberapa versi. Masa, kita bisa ikut cara itu,” katanya.
