Berita  

AHY Bungkam saat Ditanya Soal Dugaan Dana Suap Kasus Bupati PPU, yang Mengalir ke Partai Demokrat

Jakarta, KomPaknews.com l Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud terpilih sampai saat ini belum dilantik. Ia diduga, telah meluncurkan dana hasil suap ke Partai Demokrat. Lantas,  Abdul Gafur Mas’ud kader partai apa? ia merupakan kader Partai Demokrat dan yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Partai Demokrat telah mengantarkannya menjadi Bupati PPU pada 2018 lalu, ia terpilih sebagai Bupati Penajam Paser Utara 2018-2023.

Namun belum lama ini, ia terkena OTT KPK. KPK  OTT pada Rabu (12/1/2022), Dimana, KPK mendapati sejumlah uang sebesar Rp1 miliar dalam koper  dan juga,rekening bank dengan saldo Rp447 juta.

Merespon hal ini, Ketum Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) enggan berkomentar.

AHY bungkam dan meninggalkan pewarta saat ditanya terkait dugaan aliran uang korupsi Bupati nonaktif Penajam Paser Utara itu.

Melansir nasional.sindonews.com, Ketum Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bungkam saat ditanya mengenai dugaan aliran uang korupsi Bupati nonaktif Penajam Paser Utara , Abdul Gafur Mas’ud ke partai.

KPK sendiri telah menetapkan Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis sebagai tersangka.

Dalam lawatannya ke kantor DPP Partai Nasional Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022), AHY enggan menjabawa pertanyaan wartawan. Tak ada sepatah kata yang keluar, lalu AHY pergi meninggalkan para jurnalis.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny Kabur Harman yang ikut dalam lawatan tersebut membantah pengakuan Abdul Ghofur Mas’ud terkait dugaan uang korupsi yang masuk ke dalam kantong DPP Partai Demokrat. “Tidak ada itu,” katanya singkat kepada wartawan di Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022).

Melansir hukum.rmol.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mendalami dugaan aliran dana hasil suap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud ke Partai Demokrat. KPK akan menjadi salah satu substansi dugaan aliran itu di proses penyidikan.

Munculnya pertanyaan apakah uang hasil korupsi itu mengalir ke Partai Demokrat, karena saat ini Partai berlambang Mercy itu sedang gencar menentukan beberapa Ketua DPD Provinsi se Indonesia.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, publik sudah tahu bahwa Abdul Gafur Mas’ud (AGM) merupakan kader Partai Demokrat. Kata Alex, AGM adalah salah satu kandidat Ketua DPD Provinsi Kalimantan Timur.