Berita  

Aliansi Masyarakat Ende Datangi Kemendagri Untuk Dukung Penuh Erikos E Rede Sebagai Wabup Ende

Aliansi Masyarakat Ende (AME) Jakarta foto bersama didepan kantor kemendagri (07/03/2022)

Jakarta, KomPaknews.com l Ketua Aliansi Masyarakat Ende (AME) Jakarta Thomas Aquino S.H bersama rombongannya berkisar 30 orang mendatangi Kemendagri untuk menyampaikan dukungannya kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Erikos Emanuel Rede sebagai Wakil Bupati Kota Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Hal ini disampaikannya dalam keterarangan tertulis yang dibagikan kepada awak media pada Senin (07/03/2022). Keterangan tertulis itu dibagikan setelah mereka melakukan aksi di kantor Kemendagri pada Senin (07/03/2022).

Tujuan AME ke kemendagri adalah untuk mendukung Erik menjadi Wabup Ende dan mereka menolak kelompok – kelompok tertentu yang telah melakukan aksi di kantor kemendagri untuk membatalkan SK yang dikeluarkan oleh Kemendagri.

Sebagai putera asli Ende, dia menyebutkan, kelompok – kelompok yang melakukan asksi di Kemendagri pada bulan lalu adalah bukan masyarakat Ende melainkan masyarakat lain.

AME berharap, aspirasi yang disampaikan oleh AME dapat dibaca oleh Menteri Dalam Negeri.

“Kami harap bahwa Pak Menteri bisa membaca pernyataan sikap kita ini. Terima kasih,” ujar Thomas dan kawan – kawannya saat mereka menyerahkan pernyataannya dalam bentuk tertulis kepada pihak kemendagri.

Menurutnya, langkah yang diambil oleh Kemendagri dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk melantik Erikos Emanuel Rede sebagai Wakil Bupati Ende merupakan langakh yang tepat. Sehingga mereka sangat mendukungnya.

Ini pernyataan dukungan AME kepada Erikos yaitu:

Pertama, Menyatakan dukungan kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur (Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat) yang telah melantik wakil bupati Ende ( Bapak Erikos Emanuel Rede) sisa masa jabatan periode 2019-2024.

Kedua, Mendukung Bupati dan Wakil Bupati Ende dalam menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan dan kemajuan Kabupaten Ende.

Ketiga, Mengecam keras segala bentuk aksi-aksi atau pernyataan yang bersifat provokatif dan tidak bertanggungjawab.

Keempat, Melakukan klarifikasi bahwa ada sekelompok orang yang mendatangi kantor Kementrian Dalam Negeri beberapa waktu yang lalu adalah bukan masyarakat Ende.

Demikian pernyataan sikap ini yang kami sampaikan, besar harapan kami agar media dapat meliputnya. Atas kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Tidak hanya itu, AME berkomitmen akan bersama – sama dan terus mengawal Erikos Emanuel Rede hingga masa kepemimpinannya berakhir.

Diselah itu, AME mengecam aksi – aksi yang dilakukan oleh kelompok – kelompok tertentu yang mengatasnamakan masyarakat Ende untuk membatalkan SK yang dikeluarkan Kemendagri. Hal ini tertuang pada poin empat press release yang dibagikan itu.

AME juga tidak akan tinggal diam untuk melawan kelompok – kelompok yang melakukan aksi dengan mengatasnamakan masyarakat Ende di Jakarta.

 

Penulis: Fritz