Berita  

Dampak Perang Iran vs Israel-Amerika dan Hemat BBM, Alumni Transportasi UGM Fritz Alor Boy Usul: ASN dan P3K WFH atau Naik Sepeda ke Kantor

Alumni S2 Transportasi UGM Fritz Alor Boy

Jakarta, KomPaknew.com – Perang antara Israel-Amerika dengan Iran makin memanas dan tak kunjung selesai. perang tersebut akan berpotensi pada ketidakstabilan geopolitik, pasokan bahan bakar minyak dan ekonomi dunia.

Merespon hal tersebut, alumni Magister Sistem dan Teknik Transportasi Universitas Gadjah Mada (MSTT UGM), Fridrik Makanlehi atau Fritz Alor Boy mengusulkan pemerintah menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan pembatasan kendaraan pribadi.

“Perang Iran dengan Israel-Amerika berpotensi pada global, distribusi BBM dan ekonomi dunia. Untuk itu, untuk menghemat minyak atau BBM, saya mengusulkan ke pemerintah agar menerapkan WFH dan kurangi atau membatasi kendaraan pribadi yang dihuni oleh satu orang,” ucapnya 26/3/2026.

Fritz mengatakan, pemerintah pusat maupun daerah bisa meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bisa bekerja dari rumah.

“Pemerintah Pusat maupun daerah bisa meminta PNS dan P3K bisa bekerja dari rumah saja,” katanya.

Apabila semua pemerintah bisa melakukan WFH, katanya lagi, akan ada penghematan dan penyimpanan minyak atau BBM untuk beberapa waktu kedepan.

“Kita gak bisa prediksi perang Iran dengan Israel-Amerika berhenti. Maka itu, menurut saya, WFH itu akan menghemat dan menyimpan minyak atau BBM beberapa bulan kedepan,” sebut Fritz.

Ia menjelaskan, negara di Timur Tengah seperti India dan Bangladesh sedang antri panjang untuk mendapatkan minyak.

“India dan Bangladesh sedang antri panjang untuk bisa dapat minyak,” tambah Fritz.

Sebagai alumni transportasi, ia juga mengusulkan agar untuk menghemat minyak bisa menggunakan transportasi publik atau sepeda.

“Untuk menghemat minyak, para ASN atau pejabat atau pekerja swasta bisa gunakan transportasi publik atau naik sepeda. Naik Sepeda tidak hanya hemat energi atau minyak, namun, juga mengurangi kemacetan dan polusi udara,” usul Fritz.