Jakarta, Media KomPaknews.com – Sebanyak 16 Bakal Calon Ketua Mata Garuda telah melakukan Fit and Proper Test, yang dilakukan oleh Direksi LPDP. Dari 16 Bakal Calon itu, hanya 3 Bakal Calon Ketua Mata Garuda (MG) yang diloloskan oleh Direktur Andin Hadiyanto dan kawan-kawannya.
Menyikapi hal tersebut, Fritz Alor Boy yang juga merupakan alumni PK-78 LPDP itu mengtakan, Direksi yang dipimpin oleh Direktur LPDP Andin Hadiyanto tak netral.
“Ini bukti bahwa Pak Andin dan kawan-kawannya tidak netral. Sebab, menurutku, Wahyu Bagus telah diprioritaskan untuk menang. Sehingga, pemilihan Ketua MG ini hanya ban serep atau simpatisan saja,” kata Fritz 28/6/2025.
Menurut dia, Dari 16 Bakal Calon Ketua MG, hanya cuma 3 orang yang diloloskan oleh Pak Andin merupakan kegagalan dalam pengkaderisasi Alumni LPDP.
“Dari 16 Bakal Calon Ketua MG, hanya cuma 3 orang yang diloloskan oleh Pak Andin. Ini merupakan kesalahan dan kegagalan dalam mengkaderisasi alumni LPDP,” ujarnya 28 Juni 2025.
“Dari 16 orang harusnya loloskan sekitar 10 orang atau bila perlu loloskan semuanya. Masa, dari 16 orang hanya 3 orang saja yang lolos. Pada hal, 13 orang lainnya itu pintar-pintar dan punya pengalaman yang matang. Nanti, hasil pemilihan yang membuktikan. Siapa yang layak atau tidak,” tambah Fritz.
Direksi LPDP kelihatan sudah ikut berpolitik praktis dan tidak independen dalam menentukan Calon MG.
“Direksi LPDP yang jadi Pembina MG tidak independen dan tidak netral. Mereka juga jagokan si Bagus itu,” katanya.
Fritz mengkritik, Direktur LPDP Andin Hadiyanto tak paham kaderisasi kepemimpinan.
“Ini bukti bahwa Pak Andin tak paham orbitkan kepemimpinan,” kataanya.
Fritz mengatakan, kalah dan menang urusan kedua asalkan orbitkan dan kaderisasi kepemimpinan harus digerakkan.
“Bagiku, kalah dan menang urusn terakhir. Yang paling utama adalah kita bisa mengorbitkan atau mengkaderisasi dulu,” lanjutnya.
Berujung dari hal tersebut, Fritz mengatakan, beberapa alumni akan membentuk Organisasi Alumni LPDP Independen.
“Saya kira memang perlu dibentuk organisasi Alumni LPDP Independen, yang tidak jadi Yayasan. Pembentukan Alumni LPDP Independen pun sudah direncanakan dua bulan yang lalu, ” ucap aktivis itu.
Setiap orang mempunyai hak hukum untuk membentuk badan/lembaga/organisasi. Oleh karena itu, pentingnya dibuatkan organisasi Alumni LPDP yang tidak terikat oleh peraturan Direksi LPDP.
“Harus ada organisasi alumni LPDP yang tidak terikat oleh peraturan Direksi LPDP,” sebutnya.
Dia menyebutkan, KNPI saja ada beberapa versi, atau GMNI saja ada beberapa versi. Masa, MG tidak bisa dibuat versi-versi?
“Kita lihat contoh KNPI atau GMNI ada beberapa versi. Masa, kita bisa ikut cara itu,” katanya.
