Berita  

Forum Pemuda NTT, ITB dan ATI Desak Kapolsek Makasar Segera Gelar Perkara Kasus Pengeroyokan Herman Nay

Sejumlah orang timur yang tergabung dalam Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (FP NTT), Indonesia Timur Bersatu (ITB) dan Aliansi Timur Indonesia (ATI) melakukan foto bersama didepan Polsek Makasar, Pinang Ranti (08/09/2022).

Jakarta, KomPaknews.com l Sejumlah orang timur yang tergabung dalam Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (FP NTT), Indonesia Timur Bersatu (ITB) dan Aliansi Timur Indonesia (ATI) mendatangi dan mendesak Kepolisian Sektor (Polsek) Makasar Pinang Rati, Jakarta Timur untuk segera menggelar perkara dan menangkap pelaku pengeroyokan terhadap salah satu anggota FP NTT dan ITB Herman Yoseph Nay (Manto).

Sebelumnya, Herman dikeroyok oleh beberapa orang yang menurutnya, diduga orang Jawa di Perempatan Jalan Sulaiman menuju alan Betawi, Kalimalang, Jakarta Timur pada pukul 5.45 WIB. Saat ini, Herman menderita dua luka sobekan dikepala (17 jahitan) dan satu sayatan pisau di telinga.

Foto Herman Yoseph Nay.

Juru bicara (Jubir) yang juga merupakan Ketua Forum Pemuda NTT Bekasi Yonanes Yoseph BM yang sering disapa Jhon Flores mengatakan, pihaknya sudah mendatangi Polsek Makasar. Kedatangan mereka ke Polsek Makasar tersebut dengan tujuan meminta agar pihak Polsek Makasar segera gelar perkara dan menangkap seluruh pelaku pengeroyokan tersebut.

“Hasil kita hari ini, dari Polsek Makasar. Kita udah melakukan penetrasi. Untuk masalah ini, segera naik kelas,” ujar Jhon.

Menurutnya,  pihak Polsek berjanji bahwa dalam waktu dekat akan menggelar perkara dan menangkap para pelaku pengoroyokan terhadap Herman.

“Janji dari Pak Kanit, besok mereka akan gelar perkara. Setelah itu, mereka minta waktu satu atau dua hari ini untuk tangkap pelaku,” sambung dia.

Setelah melakukan penetrasi ke Polsek Makasar, Pinang Ranti, pihak FP NTT, ITB dan ATI melakukan konfrensi pers.

Ia menegaskan, jika pihak Polsek Makasar berlarut-larut atau tidak menggelar perkara dalam waktu dekat maka pihaknya yang berada di seluruh Jabodetabek akan melakukan aksi di Polsek Makasar, Pinang Ranti itu.

“Jadi, kita tunggu tindaklanjut dari Polsek. Lalu, memang, dari Polsek, masalah ini berlarut-larut, kita (seluruh rakyat NTT yang tergabung dalam seluruh diaspora di Jabodetabek/red) akan turun lagi dan mungkin kita Jabodetabeklah, kita turun semua,” pungkas dia.

Sementara itu, Kanit Polsek Makasar Mohammad Zen mengatakan, pihaknya sudah melakukan apa yang diharapkan oleh keluarga besar Herman.

Sehingga ia meminta agar Forum Pemuda NTT dan rekan-rekannya terbersabar sambil menunggu gelar perkara.

Ia membenarkan bahwa berdasarkan kronologi persoalan tersebut, Herman di keroyok diwilayah Kelurahan. Cipinang Melayu, Kec. Makasar, Jakarta Timur.

Dalam keterangan tertulisnya, ia mengatakan, pihak Polsek Makasar sudah melakukan jemput bola untuk dilakukan gelar.

“Sdh naik sidik.  Ini lg nunggu korban sdh fit/sdh bisa dimintai keterangan,” kata Kanit kepada awak media melalui via WhatsApp,

Ia mengatakan, persoalan ini akan dilakukan secara terang dan terbuka.

“Infonya jam 1 ke ktr utk di BAP agar terang benderang,” sebutnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan para saksi-saki pun sudah diperiksa seuai standar operasional.

“Klo saksi2 sdh diriksa, sesuai SOP,” ujar Zen.

 

Penulis: FritzEditor: TIM/Red