Berita  

Fritz Alor Boy Kecam Keras Dugaan Human Trafficking yang Menimpa 5 Wanita Asal Orang NTT 

Foto korban dugaan trafficking. Foto: informasi dari Whatsapp

Jakarta, KomPaknews.com l Lagi dan lagi dugaan trafficking kembali menimpa lima (5) orang wanita yang berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Tangerang Kota, Banten. Menyikapi persoalan ini, aktivis kemanusiaan Fritz Alor Boy mengecamkan keras tindakan trafficking tersebut.

“Tindakan ketidakkemanusiawi atau dugaan trafficking yang menimpa 5 wanita dari NTT, yang terjadi di Tangerang Kota adalah bentuk-bentuk perbudakan modern (modern slavery),” ujarnya (15/5/2024).

“Saya mengecam keras terhadap oknum-oknum yang melakukan perbuatan dugaan trafficking itu,” lanjutnya.

Ia mengatakan, perbuatan trafficking sudah berkali-kali terjadi di Jabodetabek.

“sudah berkali-kali terjadi. Sehingga, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ucapnya lagi.

Fritz menyebutkan peraturan perdagangan orang.

“Kita bisa Pasal 2, Pasal 10, Pasal 592 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan manusia,” katanya.