Berita  

Fritz Alor Boy Kritik Pol PP Alor : Tugasmu Melayani Rakyat Bukan Menyiksa Batin Rakyat

Ketua Umum Beta Mendukung Anies Baswedan (Beta Manies) sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Relawan Anies Presiden Indonesia (DPP R-API) Fridrik Makanlehi (Fritz Alor Boy)

Jakarta, KomPaknews.com l Tokoh Muda Alor, NTT Fritz Makanlehi memprotes keras tindakan pembakaran atau represif beberapa oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Alor kepada para Pelaku UMKM (penjual ikan) di Alor. Menurutnya, itu bagian dari tindakan premanisme.

Fritz Makanlehi atau yang sering di panggil Fritz Alor Boy itu menilai, tindakan Pol PP tidak dibenarkan dan itu merupakan tindakan represif.

“Kemarin,aya mendapatkan sebuah video dari teman. Video itu menunjukan bahwa ada beberapa oknum Pol PP yang melakukan tindakan represif berupa perampasan barang jualan milik Papa/Mama Lele (Penjual Ikan/Red) lalu dibakar oleh itu Pol PP. Hal itu tidak benarkan oleh hukum dan itu bagian dari premanisme,” katanya kepada awak media (5/24/2023).

Dalam sebuah potongan video berdurasi 2.50 menit itu,  pelaku UMKM sedang melakuan protes kepada Pol PP tersebut namun pihak Pol PP tersebut tidak menggubris dan mendengarkannya.

“Dalam video itu, saya juga ikut sedih. Mengapa? melalui hasil jualan itu, mereka bisa menyekolahkan anak-anaknya. Apabila jualannya macet, omzetnya jatuh (tidak ada pemasukan) hingga mengakibatkan ekonomi keluarganya merosot, apakah anda dan pemerintah Alor mau menyekolahkan anak-anaknya, kah? Harusnya kalian malu, apa yang kalian lakukan adalah salah dan tidak dibenarkan,” kata Inisiator dan sekaligus Komunitas Pendiri Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) itu.

Menurut dia, visi – misi Pol PP merupakan sebuah tujuan keberhasilan keamanan yang baik. Namun harus dibuktikan dengan kerja-kerja nyata.

“Anda Pol PP baca dan pahami dulu visi dan misi Pol PP. Katanya ‘menjadi pengayom dan pelayan masyarakat’, tapi apakah aksi brutal itu sudah tepat, sudah sesuai dengan isi visi-misi itu?,” ucap Fritz.

“Jadi, tugasmu itu mengayomi dan pelayan rakyat, bukan melakukan tindakan premanisme kepada para pelaku UMKM,” Ujar aktivis kemanusiaan itu.

“Jangan taru visi-misi itu di bawah kaki lalu pakai untuk tekan orang lain. Terapkan itu visi – misi itu, dong,” sebutnya.

Ia mengatakan, ia pernah menjadi pedagang cilik. Hasil jualannya itu dipakai untuk membeli kebutuhan sekolah.

“Saya pernah berjualan di Alor. Hasil jualan itu saya pake untuk membeli kebutuhan sekolah. Jadi, saya melihat video itu saya ikut kesal terhadap tindakan oknum Pol PP,” sambung dia.

Ia berharap, Bupati Alor segera menuntaskan persoalan ini.

“Saya berharap, Pak Bupati Alor segera menegur Pol PP itu dan ajak para korban untuk mencari solusi,” harap dia.

Silakan nonton video dibawah ini

Penulis: TIM/RED