Jakarta, KomPaknews.com l Ikatan Keluarga Ombay (IKO) sukses mengadakan Rapat Umum Anggota (RUA) yang dilaksanakan pada GPSI Soteria, Jakarta Utara (23/4/2022).
RUA dilakukan guna memilih dan mengesahkan Ketua IKO periode 2022-2027.
Dalam kesempatan itu, mewakili Badan Penghubung Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustina M. Thung /kasubbid Pembinaan Masyarakat dan kehumasan membeberkan harapan untuk IKO, yaitu:
Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang ada, eksistensi Paguyuban keluarga Ombay juga merupakan modal sosial dalam membangun provinsi NTT ke depan, mempercepat terwujudnya visi prov.ntt khususnya kabupaten Alor. Hal ini dikarenakan Modal sosial merupakan norma informal yang memiliki kemampuan untuk mendorong Kerjasama dan saling percaya antar anggota masyarakat, Oleh sebab itu melalui momentum Rapat umum Anggota Keluarga Besar Ombay, kami berharap keluarga ombay yang ada di jabodetabek bukan saja dapat semakin meningkatkan semangat kekeluargaan secara internal, tetapi juga dengan masyarakat lainnya yang tersebar dijabodetabek.
Melalui momentum ini kami juga berharap agar ikatan keluarga ombay dapat semakin berkontribusi positif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.
Karena munculnya kompleksitas permasalahan merupakan jejaring antar berbagai elemen yang ada dalam masyarakat yang penanganannya pun memerlukan partisipasi semua pihak walaupun dalam skala yang lebih kecil. Pertama dan utamanya, Ikatan Keluarga Ombay harus mampu menjadi garda terdepan dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial. Kami optimis apabila seluruh keluarga besar Ikatan Keluarga Ombay benar benar dan senantiasa mengimplementasikan aturan yang berlaku di masyarakat ombay maka segala permasalahan yang terjadi di dalam ikatan keluarga besar ombay akan mudah diatasi.
Dalam beberapa tahun terakhir eksistensi perkumpulan keluarga ombay sedikit memudar. Untuk itu kedepannya perkumpulan keluarga Ombay benar-benar eksis, dan menjadi perekat serta menjadi tempat mengadu warga kabupaten alor khususnya dan warga NTT umumnya yang ada di Jabodetabek.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Perkumpulan Keluarga Ombay, yaitu: Pertama, menjadikan Perkumpulan Keluarga Ombay sebagai organisasi dan modal sosial pembangunan yang visioner.
Kedua, Agenda kerja atau kegiatan sebisa mungkin dirancang secara sistematis , tidak bersifat temporer dan pada waktu waktu tertentu saja.
Ketiga, Fungsi dan peran strategis Perkumpulan keluarga Ombay, baik itu secara internal maupun eksternal harus dapat dijalankan dengan sama baiknya.
Kami optimis jika ketiga hal ini dapat diwujudkan dan seluruh anggota saling menghargai dan mengasihi maka segala permasalan sosial yang terjadi dalam organisasi ini akan mudah diatasi.
Tanpa saling menghormati dan saling mengasihi kita tidak akan memiliki kekerabatan yang erat seperti sekarang ini.
Mari semuanya bahu membahu berbuat dan memberikan kontribusi terbaik untuk membesarkan perkumpulan keluarga besar ombay.
