Jakarta Selatan, KomPaknews.com l Ikatan Keluarga Ombay (IKO) – Jabodetabek sukses menyelenggarakan ‘Halalbihalal’ perdana, yang dilaksanakan di Restaurant Papan Seiji Jagakarsa, Jakarta Selatan (21/05/2022). Antuasias masyarakat Alor maupun tamu undangan pada acara ini sangat banyak. Menurut pantauan awak media, kurang lebih 500 orang yang hadir.
Ketua IKO mengatakan, IKO menyelenggarakan halalbihalal dengan tema ‘Kita semua basodara, bersama Ikatan Keluarga Ombay kita hangatkan semangat kebersamaan. Tara miti Tomi’ guna memperkuat, mempersatukan, dan merangkul seluruh masyarakat Alor yang berada di Jabodetabek.
“Periode 2022-2027 hari ini sukses menyelenggarakan Halalbihalal dengan Thema “Kita semua basodara, bersama Ikatan Keluarga Ombay kita hangatkan semangat kebersamaan,” katanya.
“Tara miti Tomi nuku,” sambung dia.
Dalam keterangan tertulisnya, ia mengatakan, IKO merupakan salah satu paguyuban yang akan menghangatkan kebersamaan masyarakat Alor di Jabodetabek.
“Dengan menempatkan Ikatan Keluarga Ombay sebagai sarana paguyuban dan perekat sesama orang Alor di Jabodetabek,” ujarnya.
Sukses selenggarakan halalbihalal ini, selaku ketua IKO, ia pun mengucapkan terima kasih kepada seuruh masyarakat Alor maupun lainnya yang sudah mendukung penuh acara halalbihalal ini.
“Terima kasih buat basodara semua ditengah kesibukannya masing2 tapi bisa meluangkan waktu untuk bisa hadir pada acara halalbihalal yg selenggarakan IKO hari ini,” sebutnya dalam keterangan tertulis itu.
“Apabila ada kekurangan dalam pelayanan oleh panitia atau tutur kata maupun tindakan yg menyinggung perasahan basodara semua mohon di maafkan,” imbuhnya sambil memohon maaf kepada semua keluarga besar IKO maupun tamu undangan yang hadir di acara itu.
Sedangkan, Sekretaris Panitia Halalbihalal IKO, Lidya Mabilaka mengatakan, sekiranya melalui halalbihalal ini, masyarakat Alor tetap menjaga persaudaraan dan perbedaan sebagaimana pengertian dari Tara Miti Tomi Nuku ‘berbeda – berbeda tetapi kita tetap satu’
“Semoga kedepannya kegiatan Halal Bihalal ini dpt menjadi proker tahunan dari Ketua Umum Terpilih PKO. Seperti semboyan kita, tara miti tomi nuku, berbeda2 tetapi tetap satu,”ujarnya lewat via whatsapp.
“Dan kiranya dengan Halal Bihalal ini kita dapat semakin menghangkatkan kebersaaman sebagai keluarga besar PKO/IKO,” tambah dia.
Mewakili seluruh panitia, ia pun mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Alor atau pun tamu undangan yang hadir pada acara halalbihalal tersebut.
“Saya selaku sekretaris acara Halal Bihalal IKO/PKO 2022 sekaligus mewakili teman2 panitia mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran bapa mama om tanta adik kakak dalam kegiatan Halal Bihalal PKO/IKO Sejabodetabeks tahun 2022.”
“Terima kasih juga tdk terlupa kami haturkan atas dukungan seluruh keluarga besar PKO/IKO Sejabodetabeks serta bapak/ibu handai taulan yg sudah memberikan dukungan waktu, tenaga, pikirian bahkan material demi mensukseskan acara ini,” dalam keterangan tertulisnya itu.
Sementara Kasubid Pembinaan Masyarakat dan Kehumasan Badan Penghubung Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustina M. Thung mengatakan, semangat persaudaraan harus dijaga dan dikedepankan guna mempertahankan persatuan masyarakat Alor di tanah rantau.
Menurutnya, melalui halalbihalal iini, kita bisa menjaga perbedaan antar sesama maupun dengan orang lain
“Mari kita jaga semangat persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus jangan mengedepankan perbedaan,” ucapnya.
Sebab, kata dia, menjaga perbedaan adalah langka yang tepat dan dapat menciptakan persatuan yang kuat.
Sehingga, ia mendorong, IKO yang juga merupakan asli NTT harus menjadi contoh yang baik dalam penerapan nilai toleransi, persatuan dan persaudaraan di negeri ini.
“Kita semua bersaudara dan kita sebagai orang NTT harus menjadi contoh bagaimana hidup dalam bernegara ini.
Sebab, lanjutnya, “NTT juga sangat beragam dari suku, agama, kelompok dan sebagainya,” pesannya kepada seluruh warga IKO (FM/RED)
