KomPaknews.com l Guru Besar Universitas Gadjah Mada dan juga merupakan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia(MTI), Agus Taufik Mulyono menjelaskan terkait kecelakaan yang sering terjadi di jalan tol.
Kecelakaan maut sering terjadi di jalan tol. Ada banyak faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan itu bisa terjadi.
Agus mengatakan, jalan tol adalah jalan bebas hambatan sehingga ada batasan kecepatan yang harus dituruti oleh pengguna jalan.
“Jalan tol itu kan, jalan bebas hambatan. Menurut fungsinya adalah arteri primer,” katanya ketika diminta keterangan terkait ‘utamakan keselamatan di jalan tol’ kepada Sapa Indonesia yang diprogramkan oleh Kompas TV, pada Sabtu (05/11/2021)
“Tentu ada batasan kecepatan, sudah sepakat kecepatannya maksimal 100 km/jam,” jelas Agus
Hal yang perlu diperhatikan di jalan tol adalah pelayan publik dan terutama kelaikan jalan
“Jalan tol itu, sering dioperasikan untuk layanan publik, dia harus melayani kalaikan yang pertama adalah kelaikan fungsi jalan. Jadi kelaikan fungsi jalan dan kalaikan operasi jalan,” ucapnya
“Kelaikan fungsi jalan itu harus memastikan apakah komponen-komponen, sub komponen bangunan jalan itu sudah memenuhi standar,” sebut Ketua MTI
“Sedangkan kita bicara kelayakan operasi, apakah laik dioperasikan melayani kepentingan umum dalam arti pelayanan. Artinya kalau kedua berita acara ini belum clear, tidak bisa dipakai untuk melayani kepentingan umum. Nah, inilah suatau kaedah bagaimana diatur dalam Undang-Undang Jalan. Jadi, dua itu yang dipenuhi sebenarnya di jalan tol,” tambahnya.
Menurutnya, hal-hal yang terjadi di jalan tol bukan kecelakaan melainkan tabrakan.
Ia menilai, penggunaan kata kecelakaan di jalan tol tidak pas.
“Kalau terjadi kecelakaan di jalan tol, saya lebih cenderung jalan tol jangan menggunakan kecelakaan. Istilahnya adalah tabrakan,” ujarnya
Ia mengatakan, menggunakan istilah tabrakan tentu akan ada upaya supaya untuk menghindari, mengurangi dan meningkatkan.
“Jadi, kalau tabrakan itu ada upaya-upaya untuk menghindari, mengurangi dan meningkatkan tabrakan,” sambungnya.
Selanjutnya, ia menilai bahwa kecelakaan adalah nasip manusia
“Kecelakan itu nasip,” pesan dosen Teknik Sipil UGM.
Kepada Kompas TV, ia mengatakan, jalan tol tidak ada masalah sebab masalah tabrakan bisa datang pada banyak faktor
“Jadi kalau menurut saya, jalan tolnya gak ada apa-apa, gak ada masalah jalan tol itu,” menurutnya.
Lanjutnya, kata dia, resistensi jalan tol tidak buruk melainkan resistan jalan tol sudah memenuhi syarat.
“Setiap resistan jalan tol sudah memenuhi syarat semua, tidak ada persoalan,” pungkasnya.
“Jalan tol itu aman, hanya saja edukasi publik pada pengendara itu memang tidak patut terhadap aturan-aturan berkendara di jalan tol,” terang Agus.
