Larang Pengurus Alumni LPDP (MG) Berpolitik, Alumni LPDP Fritz Alor Boy Minta Menteri Sri Mulyani dan DPR RI Copot Andin Hadiyanto dari Dirut LPDP

Menteri Sri Mulyani, Direktur LPDP Andin dan Alumni LPDP Fritz Alor Boy

Jakarta, KomPaknews.com – Direktur Utama (Dirut) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Andin Hadiyanto dan kawannya resmi melarang Pengurus Alumni LPDP tidak boleh berpolitik. Tak hanya itu, Adin dan kawan-kawannya juga memberikan syarat pengalaman 10 tahun untuk bisa mendaftar calon Ketua Umum MG.

Hal itu tertuang dalam Poin 3 Surat Pernyataan Untuk Calon Ketua Mata Garuda (MG) LPDP Periode Tahun 2025-2028.

Menyikapi hal tersebut, Alumni LPDP atau aktivis kemanusiaan Fridrik Makanlehi atau Fritz Alor Boy meminta dan mendesak Menteri Sri Mulyani Pecat atau Copot  Andin Hadiyanto dari Direktur Utama LPDP.

“Syarat semacam ini dapat sedang menghancurkan atau mematikan langkah karir politik alumni LPDP sendiri,” ujar Fritz 5/6/2025.

Oleh karena itu, dia meminta Menteri Sri Mulyani segera melepaskan Andin Hadiyanto dari Direktur Utama LPDP.

“Saya meminta dan mendesak Ibu Sri Mulyani segera mecopot Pak Andin Hadiyanto dari Direktur Utama LPDP,” desak dia.

Menurutnya, ada banyak alumni LPDP yang terjun dan sukses didunia politik, salah satunya Dyah Roro Esti Widya Putri dari Golkar yang kini menjadi Wakil Menteri Perdagangan. Sehingga, LPDP wajib hukumnya memberikan peluang bagi alumni LPDP yang sedang berpolitik untuk memimpin Mata Garuda (MG).

“Saya pikir LPDP harus buka ruang buat siapa saja tanpa terkecuali. Sebab, banyak juga alumni LPDP yang sukses di dunia politik, salah satunya Wamen Perdagangan Ibu Dyah yang dari Golkar. Justru, alumni ini beginian yang layak pimpin MG,” ucap alumni UGM itu.

Selain itu, katanya lagi, alumni LPDP yang berkarir didunia politik memilik akses atau jaringan yang cukup kuat untuk membesarkan MG.

“Jangan anggap sepeleh alumni LPDP yang sedang berarir di dunia politik. Justru, mereka yang punya jaringan keatas cukup kuat. Kenapa takut dengan alumni LPDP yang sedang berpolitik?,” sebut Influenser itu.

Aktivis itu menilai, melarang Pengurus MG berpolitik sama saja menghgancurkan atau mematikan Alumni LPDP untuk menjadi pemimpin besar.

“Ini kan langkah mematikan dan menghancurkan langkah politik Pengurus Alumni LPDP kedepan. Jadi, saya mendesak Ibu Sri copot saja Pak Andin dari Dirut LPDP. Sebab, bagiku, ia tak paham organisasi,” tambahnya.

Ia mengatakan, Pengurus LPDP harus bebas berkarya. Berkarya termasuk di dunia politik.

“Jangan takut dengan alumni yang sedang bergabung di dunia politik, yang ingin maju Ketua MG. Alumni ini tak akan hancurkan MG,” ucap Fritz yang juga merupakan PK 78 itu.

Justru, katanya, dengan hadirnya alumni LPDP di Pengurus MG dapat membantu majunya MG itu.

“Jutrus, adanya alumni LPDP yang berkarir di dunia politik memiliki jaringan yang cukup luas. Harusnya, dlibatkan,” katanya.