Jakarta, KomPaknews.com l Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Terbuka (UT) Jakarta Timur Fridrik Makanlehi berkomitmen akan terus mendukung penuh dan mengawal Presiden Jokowi sampai akhir masa jabatan. Ia pun tidak akan bergabung pada BEM Seluruh Indonesia untuk turun jalan.
Aktivis kemanusiaan itu menilai, presiden Jokowi sudah terbukti bekerja. Selain itu, katanya, Jokowi juga sudah mampu melakukan pembangunan besar – besaran ke seluruh Indonesia khususnya wilayah Timur secara adil. Sehingga, ia akan terus mengawal dan bersama-sama dengan Jokowi sampai masa akhir jabatannya.
Baginya, tidak ada pemimpin lain yang mempunyai jiwa atau karakter seperti Presiden Jokowi.
“Pak Jokowi sudah terbukti, Pak Jokowi sudah bekerja secara baik dan adil ke pelosok desa – desa. Menurutku, tidak ada pemimpin hebat lain yang sama seperti Pak Jokowi. Sehingga, saya sebagai mahasiswa, saya akan mendukung penuh Pak Jokowi sampai akhir jabatan,” ujarnya kepada awak media, Senin (11/04/2022).
Merespon rencana demonstrasi tanggal 11 April 2022 mendatang
Ia menyatakan, “Saya sangat menghargai pendapat atau kritikan masyarakat yang ditujukan kepada Jokowi. Berpendapat adalah sah – sah saja dan dilindungi Undang-Undang. Namun bukan berarti kebebasan berpendapat itu dipakainya untuk mengkudeta atau menggulingkan Jokowi,” kata Mantan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi Flobamora – Surabaya itu, Senin (11/04/2022).
Ia membeberkan, “hak berpendapat merupakan hak prerogatif yang sudah diatur dalam UU. Demo silakan demo, itu hak kebebasan masing – masing orang. Tapi, demo pun harus lihat kondisinya,” kata aktivis kemanusiaan itu.
Isu terkait penurunan Presiden Jokowi, ia mengatakan, siapa pun yang ingin menurunkan Jokowi, itu bagian dari melawan konstitusi. Maka mereka harus dilawan.
“Siapa pun yang merencanakan menurunkan atau mengkudeta Pak Jokowi, kami akan melawannya,” kata Fritz yang juga merupakan wartawan itu.
Selanjutnya, jika ada orang yang ingin atau merencanakan mengkudeta Jokowi, maka saya akan gabung dalam rombongan Aliansi Timur Indonesia (ATI) untuk turun tangan. Kami tidak main – main dalam mengawal presiden Jokowi.
“Jika ada yang mau mengkudeta Presiden Jokowi, saya akan gabung dengan Aliansi Timur Indonesia untuk melawan keras pemaksaan kehendak yang inskonstitusional itu,” sebutnya.
Terkait 3 Periode.
Ia mengatakan, Presiden Jokowi tidak pernah meminta 3 periode atau perpanjangan masa jabatan. Yang meminta adalah 3 parpol dan para relawan Jokowi.
Sehingga, ia berharap, massa melakukan demontrasi di tempat atau parpol yang mengusulkan 3 periode itu.
“Presiden Jokowi tidak pernah menyebutkan atau meminta 3 periode, kok. Pak Jokowi juga taat asas hukum. Yang mengusulkan jabatan 3 periode atau lainnya adalah 3 parpol (silakan cek sendiri) dan para relawan.”
“Silakan demo saja ke tempat 3 parpol atau relawan itu . Kenapa kalian demo Pak Jokowi, yang tidak bersalah itu? yang ngomong adalah si A, tapi yang di demo si B. Sedangkan si B lagi duduk diam – diam, sedang urus kerja. Ini kan lucu,” beber dia.
“Kalau mau demo tolak 3 periode, silakan saja. Tapi bukan ke Istana negara, silakan ke depan rumah ke-3 parpol atau didepan kantor para relawan yang teriak 3 periode itu,” sambungnya.
Ia menyatakan sikap:
- Saya, Fridrik Makanlehi atau yangs sering dipanggil Fritz Alor Boy tidak akan bergabung dalam barisan BEM seluruh Indonesia untuk aksi demonstrasi di Istana;
- Pak Jokowi, orang baik maka saya, Fritz Alor Boy berkomitmen akan ada dibarisan Pak Jokowi sampai akhir jabatannya;
- Saya, Fritz Alor Boy mendukung penuh program kerja yang dilakukan atau dikerjakan Presiden Jokowi;
- Bagi siapa pun yang akan mengkudeta Presiden Jokowi, Saya, Fritz Alor Boy akan melawannya;
