Berita  

Mahasiswa S2 Hukum Unsurya Hadirkan Jenderal Bintang 1 dan 2 Bahas KUHP Nasional dan KUHAP  Baru

Mahasiwa Magister Hukum Unsurya angkatan VII bersama Dekan, Ketua Jurusan dan Sekretaris Fak. Hukum Unsurya

Jakarta, KomPaknews.co  – Mahasiswa/i Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya ) Angkatan VII menghadirkan para jenderal bintang dua, bintang satu, mayor, letnan kolonel, kapten, pihak Mahkamah Agung, pihak Kejaksaan, pihak Peradi Sai Jakarta Utara, Mahasiswa Hukum Unsurya, para Advokat, dan para dosen serta lainnya untuk membahas KUHP Nasional dan KUHAP Baru di Balai Prajurit Ardhya Loka, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025).

Para mahasiswa itu membahas KUHP Nasional dan KUHAP Baru melalui seminar nasional (semnas), dengan tema “Tinjauan Kritisi KUHP Nasional & KUHAP Baru Perspektif Hukum Pidana, Perdata, dan Kedirgantaraan”. Semnas ini dilakukan secara hybrid yaitu melalui secara fisik dan zoom.

Merespon hal tersebut, Rektor Unsurya, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Mahasiswa Magister Hukum Unsurya harus bisa membaca arah perubahan hukum Indonesia.

“Mahasiswa Magister Hukum Unsurya harus mampu membaca arah perubahan regulasi,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa Mahasiswa Magister Hukum Unsurya adalah calon pemimpin. Sehingga, sambungnya, harus mampu memahami perubahan hukum Indonesia.

“Memahami konteksnya, dan menempatkan diri sebagai calon pemimpin hukum yang siap menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.

Senada dengan rektor Unsurya, ketua steering committee yang juga merupakan Wakil Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Udara, Marsma TNI Seprianus H Sarante, S.H., CHRMP berharap, alumni dari Mahasiswa Magister Hukum Unsurya mampu berpikir kritis terhadap pembaharuan hukum Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami perubahan regulasi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan berperan sebagai agen pembaruan yang menjunjung integritas,” ujar Sarante yang juga menjabat sebagai Wakil Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Udara.

Sementara itu, ketua organizing committee, Kolonel Satori menjelaskan bahwa kiranya kegiatan ini mengantarkan Magister Hukum Unsurya Angkatan VII menjadi para pemimpin yang sukses di bidangnya.

“Kebaikan, kebersamaan dan kelancaran kegiatan seminar, smoga, menjadi awal untuk kita semua menuju jalan kemudahan dalam tugas tugas selanjutnya dan kita semua selesai tepat waktu,” ujar Kol. Satori.

“Ayo, saling memberi dan berbagi beri motivasi. Semangat sesama letting MH A-VII menuju kesuksesan bersama,” ajak dia.

Turut hadir: Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, M.Si; M.Han., Hakim Yustisial Mahkamah Agung RI, Adji Prakoso, S.H., M.H.; Kasubdit Prapenuntutan Direktorat C Jampidum Kejagung, Dr. Hadiman, S.H., M.H., QRMP; Dekan Fakultas Hukum Unsurya, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sujono, S.H., M.H., CFRa; dan Ketua Program Studi S2 Magister Hukum Unsurya, Kolonel Sus TNI (Purn.) Dr. Bambang Widarto, S.H., M.H., undangan dari lingkungan TNI AU, TNI AD, TNI AL, Akademisi, Mahasiswa Hukum Unsurya, Peradi Sai Jakarta Utara, Sekretaris Prodi S2, Dr. Rizky Pratama Putra Karo Karo, S.H., M.H; dan sebagainya.

Penulis: Fritz