Berita  

Mampu Atasi Konflik Welai-Wetabua secara Humanis, Pemuda Alor Fritz Alor Boy Apresiasi Kapolres Alor, AKB Nur Azhari

Jakarta, KomPaknews.com – Pemuda Alor, Fridrik Makanlehi atau yang sering dipanggil Fritz Alor Boy mengapresiasi Kapolres Alor, AKB Nur Azhari melalui potongan video yang beredar di media sosial. Dalam potongan video itu, Fritz Alor Boy menyebutkan, AKB Nur memiliki karakter yang humanis, welcome, selalu mendengar aspirasi masyarakat, rendah hati dan selalu melibatkan masyarakat dalam mengatasi sebuah persoalan atau konflik.

“Saya, Fritz Alor Boy mengapresiasi Kapolres Alor Bapak Nur Azhari. Bapak adalah pemimpin yang humanis, enak diajak komunikasi atau terbuka dalam komunikasi, welcome dengan siapa saja, rendah hati serta selalu mendengarkan aspirasi masyarakat siapa saja dalam mengatasi sebuah konflik,” ujar Fritz (18/9/2025).

“Persoalan Wetabua-Welai diselesaikan dengan kepala dingin dan restorative justice secara baik,” sambungnya.

Fritz mengatakan, sosok kepemimpinan Nur Zahari layak ditiru atau diikuti oleh polisi lain termasuk Kapolres daerah lain seluruh Indonesia.

“Ini contoh yang tepat dan sudah layak ditiru oleh anggota polisi lain termasuk Kapolres lain. Jika karakter Kapolres semuanya semacam ini, saya meyakini masyarakat akan bersahabat dengan Polri secara baik,” katanya.

Sifat atau jarakter AKB Nur, sambung Fritz, ada kemiripan dengan mantan Kapolsek Alor Tengah Utara Mahdi Ibrahim (Dejan). Fritz menilai, Dejan selalu humanis, welcome, rendah hati dan suka bergaul dengan siapa saja.

“Karakter Bapak Nur dan bapak Dejan itu mirip. Sama-sama memiliki karakter yang humanis, baik hati, mau bergaul dengan rakyat dan enak diajak komunikasi,” sebutnya.

Selain itu, Fritz mengapresiasi dan mengucap terima kasih kepada Kodim 1622/Alor, Letkol Inf Amir Syarifudin, dan jajarannya, Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma, Wakil Bupati Alor Rocky Winaro, Ketua DPRD Alor Buce Brikmar, tokoh pemuda-tokoh masyarakat Welai/Abui-Wetabua, dan sebagainya.

“Para tokoh hebat : Kodim 1622/Alor, Letkol Inf Amir Syarifudin dan jajarannya, Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma, Wakil Bupati Alor Rocky Winaro, Ketua DPRD Alor Buce Brikmar, tokoh pemuda-tokoh masyarakat Welai/Abui-Wetabua, dan sebagainya telah bergandengan tangan untuk membantu mengamankan serta menyelesaikan konflik Welai Barat dengan Wetabua secara baik dan humanis.