Jakarta, KomPaknews.com l Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw meminta Dirjen Perhubungan Darat agar memperhatikan Pelabuhan Seba di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi NTT yang terkena bencana seroja.
Hal ini disampaikannya saat Komisi V DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Perhubungan Darat dengan agenda: Permasalahan terkait penyelenggaraan jembatan timbang, pengelolaan terminal tipe A dan pelabuhan penyeberangan dan jalan akses menuju ke Pelabuhan; Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 667 Tahun 2022, yang dilaksanakan di Aula Komisi V DPR RI pada Selasa, 29 November 2022.
“Pak Dirjen, Saya ingin sampaikan bahwa saya pernah menerima Bupati Kabupaten Sabu Raijua dari NTT. Ini, mereka menyampaikan tentang Pelabuhan Seba, pelabuhan penyeberangan ini, Pak Dirjen.,yang sangat prihatin sekarang karena pelabuhan itu sudah hampir sudah tidak layak, dampak dari badai seroja (tidak layak karena dihantam badai seroja/red),” ujar Legislator Dapil Papua itu.
Ia mengatakan, Pelabuhan Seba sudah tidak layak operasional oleh karena dihantam oleh badai seroja.
“Ini, termasuk kena bencana,” ucapnya kepada Dirjen Perhubungan Darat dan jajarannya untuk dijadikan perhatian.
Pelabuhan yang terdampak bencana, kata Robert, ini pun sudah disampaikan kepada Kementerian PUPR untuk segera melakukan pembangunan maupun renovasi.
“Kita, kemarin, di PUPR, kita juga sudah sampaikan bahwa kami meminta untuk anggaran kementerian itu harus banyak yang peruntukan untuk mengatasi bencana,” katanya.
Sebagai wakil rakyat, ia meminta, pemerintah segera mengatasi pelabuhan-pelabuhan maupun lainnya yang pernah dihantam bencana termasuk Pelabuhan Seba Sabu Raijua.
“Sebagai wakil rakyat, untuk pemerintah lebih fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat, salah satu seperti pelabuhan penyebrangan,” sebut dia.
Tak hanya itu, Sabu Raijua merupakan salah satu daerah yang berada di kepulauan maka sudah saatnya pemerintah memperhatikan apa yang dibutuhkan masyarakatnya.
“Karena kabupaten kepulauan. maka sangat memerlukan pelabuhan penyebrangan ini, Pak Dirjen,” sambung Robert.
Ia menuturkan, akibat tak layak operasional, pelabuhan Seba pun telah menelan korban dimana katanya, ada truk yang pernah jatuh di Laut. Sehingga ia berharap, pemerintah dalam hal ini Kemenhub harus memperhatikannya.
“Karena itu, banyak sudah makan korban juga. Ada truk yang jatuh ke laut. Jadi, mohon perhatian. Sekali lagi, saya mohon dengan sangat. Karena ini masyarakat-masyarakat yang sangat mempunyai angkutan yang terbatas. Daerah kepulauan, dia harus kemana. Angkutan cuma satu itu. Nda mungkin dia nyebrang dengan mobil dari laut,” harap dia kepada Dirjen Perhubungan Darat agar segera ditindaklajuti.
