Berita  

Peduli Kemanusiaan, Influenser Fritz Alor Boy Turun Lewotobi. Ini Curhatannya!

Foto penyerahan surat cinta ke Fritz Alor Boy

Kupang, KomPaknews.com – Aktivis kemanusiaan sekaligus Influenser Fritz Alor Boy nekat ikut bersama dengan Forum Pemuda (FP) NTT turun Lewotobi demi menyalurkan bantuan sosial berupa barang sebanyak hampir 6-7 Ton barang di lokasi korban letusan Gunung Api Lewotobi, Flores Timur, NTT.

“Kami dari FP NTT turun langsung membagikan donasi sebanyak 6-7 barang kepada keluarga yang berkemah mandiri di hutan Wulanggitang. Disitu, masyarakat pada lari masuk hutan untuk berlindung,” katanya kepada awak media (15/11/2024).

Menurutnya, mereka juga berhasil tembus bawa bantuan masuk pada zona merah atau zona aman.

“Kami nekat tembus masuk pada zona merah. Dimana, pada zona itu sudah disebutkan bahwa zona yang berbahaya,” ucap Fritz.

Ia mengaku, pengungsi Lewotobi disana sangat sengsara dan sedang mengalami segala kekurangan.

Gembira sedetik, ketakutan berhari-hari. Pengurus FP NTT sedang salurkan bantuan di lokasi pengungsi, Pululera, Wulanggitang, Larantuka.

“Mereka sangat menderita atau sengsara disana. Selain tinggal di hutan, yang banyak nyamuk dan juga susah cari air untuk kebutuhan dapur maupun mandi,” lanjutnya.

Ia melaporkan, kurang lebih lima belas ribuan pengungsi Wulanggitang sedang mengungsi di hutan.

“Menurut kepala desa, pengungsi yang tersebar di hutan kurang lebih 15 ribuan penduduk,” ucap Fritz yang turun langsung di tempat pengungsian, yang sedang tersebar di hutan.

Tersenyum dalam duka, paksa tertawa dalam kesedihan,  paksa bahagia di situasi ancaman. Fritz Alor Boy sedang menghibur anak-anak- pengungsi di Pululera, Wulanggitang.

Melihat situasi yang sangat memprihatinkan, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk ikut menyumbang donasi.

“Disana sangat memprihatinkan. Saya ajak teman-teman semua untuk berkontribusi dan berikan bantuan sukarelamu di lokasi-lokasi yang sedang menggalang dana maupun barang,” harapnya.

Memeluk yanng sedang papa, merangkul yang sedang menangis, menjenguk yang membutuhkan. Bendahara DPW FP NTT Rya sedang memeluk pengungsi di tengah hutan Pululera,Wulanggitang.

Pengungsi curahan hati (curhat) pada nya, katanya, bantuan dari posko umum saat pembagian selalu tidak merata dan pengungsi sulit mendapatkannya.

Sehingga, bagi yang mengatarkan secara langsung bisa membagikan di kemah mandiri.

“Pengungsi disana menghimbau, kalau bisa bantuannya jangan ke tempat umum. Sebab, pembagiannya tak merata dan kadang tak sampai pada pengungsi yang sedang tinggal di hutan,” sebutnya.

Menurutnya, pengungsi membutuhkan: sembako, minyak kayu putih, popok anak, pembalut wanita, terpal, masker, pakaian layak pakai, air, sabun, teh, kopi, susu, energen, kaos kaki, sampo, topi, pakaian anak-anak, minyak tanah, selimut dan lainnya.

Ia juga mengajak dan menantang para Youtuber, Selebgram, wartawan, artis, Influenser, Tiktoker atau lainnya yang berasal dari NTT untuk membantu publikasi kondisi pengungsi Lewotobi.

Sekjen FP NTT Talla serahkan donasi ke pengungsi/didampingi kepala desa di Nileknoheng, Wulanggitang 

“Saya mengajak dan menantang teman-teman dari kalangan Youtuber, Selebgram, Wartawan, artis, Influenser, Tiktoker atau lainnya asal NTT mempublikasikan atau turun langsung lapangan,” tantang dia.

“Jangan hanya fokus cari sensasi atau duit saja di medsos, tapi sekali-kali berkorban untuk misi kemanusiaan. Kalau belum bisa sumbang, setidaknya bantu posting di akun masing-masing, gitu!,” ujarnya.