Jakarta, KomPaknews.com – Kompol Cosmas Kaju Gae resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada 3 September 2025. Meresponnya, aktivis yang menjadi sorotan publik Fritz Alor Boy meminta Ketua DPR RI Puan Maharani dan jajarannya bertanggung jawab.
Fridrik Makanlehi, SH, ST.,M.Sc atau yang sering dipanggil Fritz Alor Boy mengatakan, Cosmas tumbal dari kerakusan dan keserahkan Anggota DPR RI.
“Bang Cosmas hanya jalankan tugas. Ia tumbal dari kerakusan dan keserahkan Anggota DPR RI,” ujar melalui keterangannya pada 3/9/2025.
Fritz meminta Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI harus bertanggung jawab.
“Karena DPR RI rakus sehingga mengakibatkan banyak orang termasuk Bang Cosmas. Karena itu, saya meminta Mba Puan selaku Ketua DPR RI dan kawan-kawan-kawannya bertanggung jawab,” katanya.
Apabila, pihak Puan Maharani tidak meresponnya, katanya, akan melakukan demo besar-besar meminta Puan Maharani cs bertanggung jawab.
“Kami meminta Mba Puan cs bertanggung jawab. Jika tidak bertanggung jawab, kami akan demo besar-besaran untuk meminta seluruh Anggota DPR RI tanggung jawab terhadap PTDH Bang Cosmas,” tantang Fritz.
“DPR RI yang berbuat, DPR RI harus bertanggung jawab,” tegas Fritz yang juga merupakan Advokat itu.
