Jakarta, KomPaknews.com – Mantan Menteri Sandiaga Uno resmi melarang anaknya untuk mengambil beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Hal itu, ia sampaikan saat bertemu dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Malaysia, Selasa (24/6/2025).
Merespon hal tersebut, Alumni LPDP Fridrik Makanlehi atau yang sering disebutkan dengan Fritz Alor Boy mengapresiasi Sandiaga Uno yang telah melarang anaknya mengambil beasiswa LPDP.
“Gitu dong, Pak Sandi! Saya apresiasi kepada Pak Sandiaga Uno yang telah melarang anaknya mengambil beasiswa LPDP,” ujarnya 29/6/2025.
Perlu diketahui, satu-satunya alumni LPDP Fritz Alor Boy yang berani memprotes kebijakan manajemen LPDP yang telah memberikan kesempatan kepada anak orang kaya seperti anak Anies Baswedan, Mutia, Artis-artis, anak mantan menteri atau lebih tepatnya anak pejabat negara yang serakah mengambil beasiswa LPDP.
“Sejak 2020 sampai sekarang, saya selalu teriak dan protes agar anak orang kaya, artis-artis, anak pejabat negara, anak elit-elit seperti anak Anies, anak Menteri Sry Mulyani tak boleh mengambil beasiswa LPDP,” katanya.
“Bagiku, mereka yang kaya raya mengambil beasiswa LPDP adalah serakah dan rakus,” tegas aktivis kemanusian itu.
Keputusan Sandiago melarang anaknya untuk mengambil beasiswa LPDP merupakan langkah yang tepat dan terbaik. Sebab, dengan demikian ia telah menyerahkan kesempatan kepada anak-anak pintar yang berekonomi rendah.
“Keputusannya benar dan tepat. Sebab, Pak Sandi telah memberikan kesempatan kepada anak kesempatan kepada anak-anak pintar yang berekonomi rendahuntuk mengambil LPDP,” ucap Alumni LPDP PK-78 itu.
Menurutnya, Anies Baswedan, Sry Mulyani dan Artis-artis, anak menteri lainnya harusnya memiliki budaya malu dan belajar dari Sandiaga.
“Anak Anies, artis-artis serta anak pejabat negara lainnya itu harus malu sama Pak Sandi. Jangan jadi orang serakah mengambil sesuatu yang dibiayai oleh negara dan Jangan hanya mau yang gratis aja. Ada yang bilang pendidikan adalah investasi masa depan, lah, kenapa gak mau berkorban untuk urus pendidikan anak sendiri? malu dong kalau anak mereka nikmati uang negara,” sebutnya.
Kecuali, kata dia, “Ekonomi para orang kaya raya atau Anak Anies tersebut tidak mampu secara ekonomi,” sambung Fritz.
