SURABAYA, – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh kembali melakukan aksi demonstrasi serentak di 34 Provinsi di Indonesia. Di Jawa Timur ribuan buruh berdemonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Rabu (12/10/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.
Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubdi. Selain itu, mereka juga menolak adanya UU Ombibus Law Cipta Kerja serta meminta ada perubahan kebijakan pengupahan bagi buruh.
Dengan kenaikan BBM ini, para buruh meminta juga ada kenaikan pengupahan sebesar 10 hingga 13 persen dan meminta kepada Gubernur Jawa Timur untuk mewujudkan Jaminan Kesehatan yang berkeadilan di Jawa Timur.
Massa buruh itu datang dari sejumlah daerah, mulai dari Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Jember dan Kabupaten Pacitan. Kemudian, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Malang Raya, Kabupaten Tuban, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, hingga Kabupaten Banyuwangi.
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) Sunandar mengingatkan Gubernur Jawa Timur Khofifaf untuk menemui para buruh yang sedang melakukan aksi unjuk rasa.
Menurutnya, semenjak Khofifah menjabat sebagai Gubernur di Jawa Timur Khofifah belum pernah menemui para buruh yang melakukan aksi unjuk rasa.
“Saya meminta kepada seluruh pemimpin yang ada di negeri ini, yang ada di Jawa Timur jangan sampai kalau ada aksi lagi seperti ini tidak diterima atau ditemui”, pungkasnya*Red*
