Jakarta, KomPaknews.com l Puluhan organisasi dari tiga belas provinsi Indonesia Timur – Jabodetabek yang tergabung dalam organisasi Aliansi Timur Indonesia (ATI) dan Persaudaraan Timur Raya (PETIR) mendeklarasikan diri untuk bersatu.
Penyatuan tiga belas provinsi tersebut terjadi pada acara silaturahmi antara ATI dengan PETIR yang telah dilaksanakan pada tanggal 29 September 2021 di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Timur.
Ketiga belas provinsi itu, yaitu: Bali (Denpasar), Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTB), Sulawesi Utara (Sultra), Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tenggara (Sulteng), Maluku Utara (Malut), Maluku, Papua Barat dan Papua.
Hal itu dibenarkan oleh salah satu pemuda dari Alor, Nusa Tenggara Timu, Fritz Makanlehi. Menurutnya, silaturahmi tersebut dilakukan demi persatuan dan kesatuan orang Timur di Jabodetabek.
“Saya mengukti kurang lebih 15 menit. Setelah itu, acara itu diakhiri dengan foto bersama,” ucap Fritz.
“Silaturahmi merupakan silaturahmi yang sangat bagus sebab orang Timur telah bersatu. Jika sudah bersatu begini, pasti semua persoalan bisa dilakukan secara enak dan kondusif,” pungkas Fritz.
“Ini adalah langkah awal yang baik, sebab orang Timur akan membuktikan kualitas/kemampuannya di kota besar,” tambah Dia
“Dan juga, ini bukti bahwa orang Timur sedang bangun kekuatan besar untuk bangsa Indonesia,” terang Dia.
Silaturahmi berjalan lancar hingga akhirnya, dalam acara tersebut semua tokoh dari berbagai organisasi menyembutkan pentingnya persatuan dan kesatuan.
Menurut Robert yang mewakili orang Papua, PETIR harus menjadi simbol kebangkitan warga Indonesia di bagian Timur.
Lanjut Dia, sekiranya silaturahmi ini dapat membawa perubahan besar bagi Indonesia di tanah rantau dan juga, semoga pertemuan ini terus berkelanjutan
“Tapi kalau kita sifatnya hanya berkumpul dan tidak bergerak, sama saja,”pesannya.
