“Sukses Terbesar dalam Hidup pada Essay Test LPDP”
Ditulis oleh: Fritz Alor Boy (Alumni LPDP, Advokat)
Dalam tulisan ini, saya memulai dari kata pendahuluan, isi dan penutupnya. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman kepada para pemburu LPDP.
Sekilas Identitas
Nama saya: Fridrik Makanlehi, ST, SH., M.Sc atau yang sering dipanggil Fritz Alor Boy. Lahir dan dibesarkan di Desa Petleng, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Prov. Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat ini, saya sedang melanjutkan S2 Hukum, Fakultas Hukum Unsurya Jakarta Timur tahun 2024 dan menjadi advokat atau pengacara di Jakarta. Sejak kecil, saya bercita untuk menjadi tentara atau menyukai dunia teknik. Cita-cita untuk menjadi seorang aparat negara ini gagal atau tidak berhasil lantaran satu dan dua hal lainnya. Sehingga, saya memilih untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi di luar NTT. Saya menamatkan Jurusan Pertanian Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kalabahi pada tahun 2007. Selanjutnya, saya melanjutkan strata satu (S1) Teknik Aeronautical di Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara Makassar pada tahun 2008. Pada tahun 2010, saya mengambil keputusan untuk melanjutkan S1 Teknik Penerbangan Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) Jogjakarta (konsentrasi perawatan pesawat terbang dan transportasi udara; wisuda 2013). Tak puas disitu, saya mendaftar beasiswa LPDP pada tahun 2015, lulus pada batch III Ttahun 2015). Melalui jalur beasiswa LPDP, tahun 2016, saya melanjutkan S2 Sistem dan Teknik Transportasi, Fakultas Teknik Sipil, Universitas Gadjah Mada (konsentrasi: Transportasi Darat dan Transportasi Udara; lulus pada tahun awal 2018). Dalam perjalanannya, pada tahun 2020, saya kembali kuliah S1 Hukum di Universitas Terbuka Jakarta Timur (wisuda 2023). pada tahun 2024, saya kembali melanjutkan S2 Hukum di Unsurya.
Kesuksesaan
Semua orang pasti menginginkan kesuksesan dalam menjalani hidup ini. Kesuksesan yang dimaksud dalam pikiran saya, yaitu sukses dalam menempuh jenjang pendidikan, sukses beradaptasi di lingkungan keberadaan, sukses dalam usaha, sukses dalam karir, sukses dalam pekerjaan, sukses dalam cinta, sukses membangun kampung halaman, dan lainnya. Saya sendiri memiliki mimpi yang cukup tinggi-besar untuk menjadi orang yang sukses dalam karir, sukses dalam karir kepemimpinan, sukses membangun kampung halaman, Alor, Nusa Tenggara Timur dan sukses dalam membangun Indonesia.
Pengertian kesuksesaan secara Umum
Kesuksesan tentunya memiliki arti yang berbeda-beda bagi setiap orang. Kesuksesan yang didapatkan oleh setiap orang pun berbeda-beda dan tidak datang dengan sendirinya (membalik telapak tangan begitu saja lalu sukses). Untuk mendapatkan kesuksesan, diperlukan suatu perjuangan yang matang, kemauan yang kuat dan kemandirian yang besar. Berawal dari sebuah kemauan yang kuat dan kemandirian yang besar dapat mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu hal yang diyakini dapat berguna maupun mengantarkannya menjadi suskes dibidangnya.
Kesuksesan dari kata dasar sukses, yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berhasil atau beruntung. Dalam pengertian lainnya, kesuksesan merupakan sebuah usaha atau pencapaian-hasil tujuan yang diharapkan, dalam konteks pencapaian dalam kepribadian maupun umum (profesional). Membaca dan merenungkan penjelasan tentang kesuksesan, muncul sebuah hayalan atau pertanyaan yang mendalam tentang kesuksesan dalam hidup saya, yakni apakah saya beruntung dalam menjalani hidup ini? Menjawabnya, saya ingin menceritakan tentang kesuksesan terbesar dalam hidupku, yaitu:
Perjalanan Kesuksesan secara Indvidu
Sejak kecil, saya merupakan anak yang sulit diatur, nakal dan suka melawan orang tua, saudara kandung maupun para sahabat. Selain melawan, saya juga dikenal sebagai anak yang nakal atau dalm dialeg Indonesia timur ‘kepala batu’: suka berkelahi atau berantem dengan siapa saja. Meskipun demikian, ada hal menarik yang saya miliki, yaitu kesuksesan dalam mencapai sebuah prestasi, baik prestasi dibidang pendidikan, olah raga, sosial-kemasyarakatan dan lainnya.
Menurut sebuah pepatah, “dipuji untuk terus belajar bukan berhenti belajar”. Menurut pandangan para guru dan teman-teman di SD, “saya anak yang keras kepala, nakal dan suka melawan, namun diimbangi rajin membaca“. Hal ini dibuktikan saat sedang menempuh-duduk dibangku sekolah, yaitu bidang pendidikan ini, saya membuktikan kemampuan sebagai anak yang sukses dalam meraih pretasi, contohnya: waktu masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), saya selalu rajin belajar dan bekerja keras-mandiri dalam bekerja maupun bersekolah; hasilnya: saya mendapatkan juara II dari kelas tiga SD sampai kelas tamat dan pernah mendapatkan juara dua lomba mata pelajaran matematika antar SD seluruh kecamatan di Alor. Waktu masih duduk di bangku SMP, kelas Satu CAWU I saya masih mendapatkan juara 1 kelas satu C, namun CAWU II dan seterusnya sampai kelas III saya tidak perna mendapatkan juara lagi. Waktu masih duduk di bangku SMK, hal menarik yang saya raih atau dapatkan, yaitu saya selalu mendapatkan juara I kelas satu sampai kelas tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kalabahi (SMK N) serta menjadi salah satu pilihan siswa terbaik untuk mewakili SMK seluruh NTT mengikuti magang bidang pertanian selama satu (1) bulan di Cianjur, Jawa Barat. Setelah selesai magang, pihak SMK menunjuk saya untuk mewakili SMK Kabupaten Alor mengikuti lomba Budidaya tanaman (Jurusan Pertanian) untuk lomba antar se-SMK di NTT tahun 2007.
Dorongan Orang Terdekat untuk Meraih Kesuksesan
Kedua orang tua dan kaka-kaka saya mengatakan, ‘orang yang ingin meraih kesuksesan dalam hidupnya, maka ia harus tetap semangat bekerja keras, rajin belajar-sekolah, juara kelas, menjadi anak yang mandiri dalam bekerja pintar menabung uang untuk mengurusi pendidikanya. Itu merupakan sebuah langkah awal yang baik untuk menuju-mencapai kesuksesan’. Nasehat lain yang disampaikan yaitu ‘meski dilanda kekuarangan keuangan, jangan menyerah dan jangan putus asa serta jangan pernah berhenti belajar-sekolah. Sebab, orang tetap semangat belajar dan tetap bertahan akan meraih kesuksesan yang besar’ .
Fokus pada Pendidikan
Setelah mendapatkan pendidikan SMK dan S1, saya kembali membangun sebuah komitmen untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Untuk meraihnya, saya berniat dan memiliki kemauan yang kuat untuk melanjutkan pendidikan S2 melalui jalur beasiswa. Mendapatkan kabar bahwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sedang membuka pendaftaran, saya pun langsung melakukan pendaftaran.
Note: Niat kuat belum tentu mendatangkan hasil yang memuaskan, namun, apabila kita memiliki tekad (kemauan yang kuat dan teguh untuk mencapai suatu tujuan yang dikejar) dalam diri maka akan membangkitkan semangat yang makin kuat lagi untuk terus mengejar kesuksesan yang tertunda.
Saya mendaftar LPDP dengan mengambil lmu transportasi di universitas tujuan LPDP. Pada konsentrasi ini, saya akan memperdalam ilmunya yang lebih komprehensif dan aplikatif. Dengan tujuan, menjadi ahli transportasi darat atau udara pada dunia kerja maupun dunia lainnya.
Harapan
Setelah mendapatkan pendidikan S2 (starata dua), saya bercita-cita untuk melakukan sebuah gerakan sosial membangun pendidikan, gerakan membantu masyarakat kecil dari desa ke kota. Cita-cita semacam ini tak muda dilakukan: kadangkala, kata-kata atau sebuah impian yang tekah kita sampaikan sebelumnya belum tentu terlaksana. Dalam pepatah indah “angin selalu berubah arah, nasip selalu tak menentu, dan hidup selalu dinamis”.
Melalui Beasiswa LPDP, saya dapat menempuh Strata 2 (S2) secara gratis. Setelah saya menamatkan S2 Transportasi, saya berkeinginan berkontribusi di bidang transportasi, baik melalui instansi negara, pengajar (dosen) maupun waupun swasta. Tidak menutup diri, saya juga selalu membuka diri untuk berkontribusi di bidang lain.
Penutup
Inilah kesuksesan terbaik yang saya terima sepanjang perjalanan hidup. Akhir kata, apabila orang lain bisa melakukannya, anggap saja kita pun bisa melakukannya; karena itu, lakukanlah dan kejarlah cita-cita setinggi langit selagi masih ada kesempatan. Melalui peningkatan dunia pendidikan, saya yakin anda pasti meraih kesuksesan. Demikian tulisan ini disampaikan. Kiranya menjadi bahan yang baik untukmu, yang sedang mengejar pendidikan S2 atau S3 melalui beasiswa LPDP.
Catatan
Apabila anda masih S1, maka anda cukup menuliskan kesuksesan berdasarkan pengalaman dibawa S1. Sementara itu, apabila anda memiliki S2 maka anda cukup menuliskan pengalaman kesuksesan dibawa S2 itu.
Sebagai informasi, Fritz Alor Boy telah menamatkan Sarjana Teknik Penerbangan STTA Jogjakarta dari tahun 2010-2013, lanjutnya, ia menyelesaikan S2 Teknik Transportasi UGM melalui beasiswa LPDP pada tahun 2016-2018. Ia kembali mengambil dan menyelasaikan S1 Hukum di Universitas Terbuka Jakarta Timur dari tahun 2020-2023 dan sedang melanjutkan S2 Hukum di Unsurya Jakarta Timur dari tahun 2024-sekarang. Selain itu, ia juga merupakan seorang Advokat atau pengacara di Jakarta. Selain advokat, juga sebagai konten kreator, influenser atau YouTuber di Jakarta”.
